Cek Angka BOR di Wisma Atlet, Jokowi Ngaku Bersyukur

Cek Angka BOR di Wisma Atlet, Jokowi Ngaku Bersyukur Kredit Foto: Instagram/Joko Widodo

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan, Badan Kesehatan Dunia (WHO) belum bisa memperkirakan kapan pandemi Covid-19 akan berakhir di seluruh dunia, termasuk Indonesia. Jokowi mengatakan hal ini dia sampaikan bukan berarti karena pemerintah sedang menakut-nakuti rakyat.

"Keadaan ini saya ngomong apa adanya bukan menakut-nakuti. Tapi kasus virus corona ini akan selesai kapan, WHO juga belum bisa juga memprediksi," kata Jokowi di hadapan penerima bantuan produktif usaha mikro (BPUM) di Istana Negara Jakarta pada Jumat (30/7/2021).

Baca Juga: Orangnya Jokowi Dikatain Si Tukang Kepret, Demi Kekuasaan, Otak Ngabalin Geser ke Dengkul..

Oleh karena itu, Jokowi mengimbau masyarakat untuk terus mematuhi protokol kesehatan secara ketat dengan memakai masker, cuci tangan habis berkegiatan, serta jangan berkerumun dan menjaga jarak. Menurut dia, hal-hal ini penting sekali dalam rangka mencegah penularan lebih Covid-19 meningkat lagi.

"Kita semua berharap agar pandemi ini segera selesai, selamat bekerja keras. Saat ini masih berproses menuju vaksinasi 70 persen. Diharapkan akhir tahun ini bisa kita selesaikan. Insya Allah. Kalau sudah 70 persen, paling tidak daya tular virus ini agak jadi terhambat jika sudah tercapai kekebalan komunal atau herd immunity," ujarnya.

Saat ini, Jokowi mengatakan merasa bersyukur keterisian tempat tidur pasien Covid-19 atau bed occupancy ratio (BOR) di Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta mengalami penurunan. Padahal, keterisian tempat tidur di Wisma Atlet pernah mencapai 90 persen dan sekarang turun hingga 38 persen.

"Saya tadi pagi sudah cek Wisma Atlet yang dahulu sudah hampir 90 persen, saya cek angka keterisian tempat tidur di angka 38 persen. Dulunya 90 persen, hampir penuh," jelas dia.

Selain itu, Jokowi mengatakan hal yang patut disyukuri juga angka-angka keterisian tempat tidur pasien virus corona di wilayah Pulau Jawa juga mulai mengalami penurunan walau pelan-pelan. Namun, sekarang bergantian bahwa di luar Pulau Jawa, BOR yang naik.

"Inilah varian Delta memang penularannya cepat sekali," kata Presiden.

Lihat Sumber Artikel di Viva Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan Viva. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Viva.

WE Discover

Berita Terkait

Video Pilihan

Terpopuler

Terkini