Prodia Kipas-Kipas Cuan! Keuntungan Melonjak Drastis 2.000% Gara-Gara Covid-19!

Prodia Kipas-Kipas Cuan! Keuntungan Melonjak Drastis 2.000% Gara-Gara Covid-19! Kredit Foto: Prodia.co.id

PT Prodia Widyahusada Tbk (PRDA) meraup keuntungan jauh lebih besar sepanjang paruh pertama tahun 2021. Manajemen melaporkan, laba bersih Prodia tumbuh 2.000% menjadi Rp301,02 miliar per Juni 2021. 

Kenaikan laba bersih itu sejalan dengan pendapatan Prodia yang juga tumbuh positif. Sepanjang semester pertama, kenaikan pendapatan emiten farmasi ini naik 88,4% menjadi Rp1,2 triliun. Masing-masing ssegmen pelanggan turut berkontribusi terhadap kenaikan pendapatan Prodia. Baca Juga: Dua Hari Adem Ayem, Harga Emas Antam Hari Ini Melempem!

Sejumlah 68,19% pendapatan Prodia berasal dari segmen pelanggan individu dan rujukan dokter, sedangkan 31,81% lainnya dikontribusikan oleh segmen referensi pihak ketiga dan kline korporasi. Lebih dari delapan juta pemeriksaan kesehatan telah dilakukan oleh Prodia, mulai dari tes genomik, tes rutin, tes Covid-19, hingga pemeriksaan kesehatan lainnya. Pendapatan tes esoterik juga mengalami pertumbuhan 214,9% menjadi sebesar Rp 485,01 miliar seiring dengan meningkatnya jumlah permintaan tes esoterik pada semester I 2021 menjadi sekitar satu juta tes. Baca Juga: Bisnis RS Milik Konglomerat Dato Sri Tahir Berubah 180 Derajat: Dari Buntung Jadi Untung!

"Pencapaian Prodia sepanjang enam bulan pertama pada tahun 2021 ini mencerminkan upaya kami dalam mengantisipasi ketidakpastian pasar secara internal maupun dalam merespon kebutuhan pelanggan. Saat ini, kami memiliki posisi keuangan yang kuat dan terus berupaya untuk menghasilkan pendapatan dan laba yang solid," pungkas Direktur Utama Prodia, Dewi Muliaty, Rabu, 4 Agustus 2021.

Sampai akhir semester I 20201, aset Prodia tercatat sebesar Rp2,4 triliun dengan komposisi aset lancar Rp1,49 triliun dan aset tidak lancar sebesar Rp898,79 miliar. Sementara itu, total liabilitas Prodia per Juni 2021 mencapai Rp462,94 miliar, sedangkan total ekuitas angkanya mencapai Rp1,93 triliun.

WE Discover

Berita Terkait

Video Pilihan

Terpopuler

Terkini