Portal Berita Ekonomi Rabu, 17 Juli 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 23:14 WIB. Drone - Polisi AS tidak menerima drone buatan China.
  • 22:01 WIB. Hong Kong - Ekonomi Hong Kong mulai melambat akibat demo berkepanjangan.
  • 21:12 WIB. Liga 1  - Persebaya kalah dari PSM dengan skor 2-1.
  • 21:09 WIB. Mobil listrik - Toyota Motor Corp setuju untuk membeli batrei dari Contemporary Amperex Technology Ltd.
  • 20:46 WIB. Formula E - Jakarta belum tentu jadi tuan rumah Formula E.
  • 20:17 WIB. Kasus hoax - Ratna Sarumpaet berubah pikiran, kini ajukan banding.
  • 20:05 WIB. Global - Bloomberg: 10 miliar penghuni dunia akan membutuhkan makanan modifikasi genetik.
  • 19:49 WIB. Elon Musk - Neuralink mengatakan siap untuk menyambungkan otak manusia dengan komputer.

Antisipasi Resikonya Keuangan Syariah Jadi Perhatian

Antisipasi Resikonya Keuangan Syariah Jadi Perhatian - Warta Ekonomi

WE Online, London - Islamic Development Bank (IDB) menggelar konferensi tingkat internasional yang khusus membahas permasalahan risiko perbankan syariah dan keuangan syariah secara umum.

Konferensi yang diadakan di tempat kegemilangan Dinasti Ottoman, Istanbul, Turki ini adalah kali keenam selama dua belas tahun terakhir mendapat perhatian dari peserta yang hadir, demikian Murniati Mukhlisin, mahasiswi S3 di University of Glasgow, Skotlandia, Inggris/Penerima Beasiswa Diktis, Kementerian Agama Republik Indonesia yang menjadi salah satu pembicara kepada Antara London, Sabtu (20/9/2014).

Dikatakannya tema umum yang diangkat tahun ini adalah "Risk Management, Regulation and Supervision" mencakupi beberapa sub tema yaitu Basel 3 and Islamic Finance, Overarching issues in Risk Management, Regulation an Supervisio, Risk management instruments and modelling in risk analysis, Pricing and risk quantification, Factors influencing risk management in Islamic banking, Recent findings and thoughts in risk management.

Dalam konferensi Indonesia diwakili Bank Indonesia dan Sekolah Tinggi Ekonomi Islam Tazkia, Murniati Mukhlisin, kandidat doctor bidang Akuntansi Islam dari University of Glasgow, Scotland, United Kingdom, yang mewakili Tazkia membentangkan risetnya mengenai kinerja arsitektur keuangan syariah internasional dan dampaknya terhadap standardisasi laporan keuangan syariah.

Menurut Murniati Mukhlisin,, Institusi seperti zakat dan wakaf pun belum disejajarkan peranannya padahal Lembaga Keuangan Syariah (LKS) untuk itu perlu bersinergi dengan baik dan cetak biru yang memetakan semuanya serta menggambarkan perencanaan arsitektur ini ke depannya.

Menurut Murniati, ada beberapa temuan mengenai institusi di bawah arsitektur keuangan syariah internasional saat ini yaitu kurangnya komunikasi, kerja sama, dan tingginya ego masing-masing institusi. "Institusi seperti Zakat dan Wakaf pun belum disejajarkan peranannya padahal LKS perlu bersinergi dengan baik," ujarnya.

Jika ini dibuat dan dilaksanakan, diharapkan dapat memitigasi berbagai macam resiko apalagi jika standardisasi laporan keuangan bagi lembaga keuangan syariah di dunia ini dapat segera dirampungkan, untuk dijadikan rujukan jelas bagi segenap institusi keuangan syariah yang ada," ujar Murniati.

Arsitektur Keuangan Syariah Indonesia (AKSI) sudah dicetuskan Direktorat Perbankan Syariah, Bank Indonesia sejak tahun 2008 yang lalu hingga saat ini masih dalam pipeline.

Seiring berjalan, saat ini Bappenas sedang mengadakan survei untuk mempelajari permasalahan yang dihadapi oleh industri keuangan syariah yang kelak akan digunakan sebagai masukan pembuatan arsitektur tersebut.

Sementara itu, Dr. Yulizar Djamaluddin Sanrego, M.Ec yang juga mewakili Tazkia mengangkat isu tentang sekuritas Repo Syariah sebagai solusi bagi manajemen likuiditas bank syariah. Menurutnya beberapa studi menunjukan bahwa sekuritas jenis ini sesuai dengan prinsip syariah, namun perlu dibuat kajian yang lebih mendetail lagi. (Ant)

Tag: Ekonomi Syariah, finansial

Penulis: Redaksi WE Online/Ant

Editor: Sucipto

Foto: twc.edu

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,738.00 3,699.88
British Pound GBP 1.00 17,403.19 17,223.84
China Yuan CNY 1.00 2,036.85 2,016.51
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,019.00 13,879.00
Dolar Australia AUD 1.00 9,828.72 9,729.18
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,794.23 1,776.19
Dolar Singapura SGD 1.00 10,317.95 10,211.15
EURO Spot Rate EUR 1.00 15,718.10 15,555.58
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,408.46 3,371.14
Yen Jepang JPY 100.00 12,962.55 12,829.54

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6394.609 -7.271 652
2 Agriculture 1360.695 -1.524 21
3 Mining 1639.706 -0.398 49
4 Basic Industry and Chemicals 799.891 -0.595 72
5 Miscellanous Industry 1259.816 -47.920 49
6 Consumer Goods 2371.485 22.616 53
7 Cons., Property & Real Estate 495.215 -0.879 80
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1230.336 -6.362 74
9 Finance 1326.341 -0.371 91
10 Trade & Service 817.488 -0.352 163
No Code Prev Close Change %
1 SSTM 400 500 100 25.00
2 KAYU 360 450 90 25.00
3 ARKA 665 830 165 24.81
4 GLOB 326 406 80 24.54
5 MINA 1,010 1,250 240 23.76
6 TALF 286 348 62 21.68
7 MTPS 1,050 1,200 150 14.29
8 OCAP 420 480 60 14.29
9 TOPS 605 665 60 9.92
10 WIIM 242 266 24 9.92
No Code Prev Close Change %
1 POSA 322 242 -80 -24.84
2 KIOS 620 515 -105 -16.94
3 CASS 730 620 -110 -15.07
4 DWGL 93 80 -13 -13.98
5 YULE 179 154 -25 -13.97
6 MYTX 72 63 -9 -12.50
7 INCF 82 72 -10 -12.20
8 INPP 820 720 -100 -12.20
9 ASBI 386 340 -46 -11.92
10 PALM 258 228 -30 -11.63
No Code Prev Close Change %
1 SRIL 340 344 4 1.18
2 MNCN 1,445 1,420 -25 -1.73
3 POSA 322 242 -80 -24.84
4 ASII 7,450 7,100 -350 -4.70
5 IPTV 246 244 -2 -0.81
6 ANTM 895 900 5 0.56
7 BIPI 52 52 0 0.00
8 MAMI 93 94 1 1.08
9 SWAT 117 116 -1 -0.85
10 BBRI 4,550 4,520 -30 -0.66