Percepat Jadi Sentral E-Commerce, Pengguna Kredivo di Batam Naik 90% pada 2020

Percepat Jadi Sentral E-Commerce, Pengguna Kredivo di Batam Naik 90% pada 2020 Kredit Foto: Kredivo

Kota Batam, Kepulauan Riau, tengah mempercepat persiapan menuju sentral e-commerce nasional dengan membangun beragam infrastruktur pendukung. Upaya ini merupakan respons dari pertumbuhan ekonomi Batam yang makin membaik akibat perkembangan ekosistem e-commerce di kota tersebut.

"Dukungan infrastruktur dan keistimewaan wilayah Batam dari sisi pengembangan ekonomi ini menjadi bekal yang sangat baik bagi generasi muda lokal jika mampu memanfaatkan peluang bisnis, terlebih di tengah tingginya transaksi di e-commerce dan penggunaan fintech," kata Ekonom sekaligus Wakil Rektor IV Universitau Riau Kepulauan Sri Langgeng Ratnasari dalam webinar Kredivo, Selasa (10/8/2021).

Baca Juga: Investasi Bisnis Digital TelkomGroup Berbuah Manis, Kredivo Umumkan Rencanan jadi Perusahaan Publik

Adapun pembangunan infrastruktur yang dimaksud meliputi Batam Logistic Ecosystem, Batam Aero Technic, Nongsa Digital Park, hingga persiapan Pelabuhan Batuampar dan Bandara Hang Nadim.

Pertumbuhan ekosistem ekonomi digital di Kota Batam ini juga berdampak pada peningkatan pengguna Kredivo. General Manager Kredivo, Lily Suriani, mengungkapkan bahwa pengguna Kredivo meningkat hingga 90% pada 2020.

"(Pengguna) hampir meningkat 2 kali lipat, terutama di masa pandemi," ujar Lily.

Lebih lanjut, Lily juga melaporkan usia pengguna Kredivo didominasi oleh kelompok milenial produktif, yaitu kelompok usia 25-29 tahun sebanyak 31% dan kelompok usia 20-24 tahun sebanyak 24%. Menurut Lily, hal ini menunjukkan banyak pengusaha kecil muda di Batam yang memahami bahwa mereka membutuhkan dukungan untuk mengoptimalkan transaksi digital mereka.

Kredivo mengeklaim, pembayaran melalui fintech seperti kredit digital pada e-commerce terbukti membantu merchant untuk menaikkan nilai rata-rata pembelian atau Average Order Value (AOV) serta frekuensi transaksi.

Oleh karena itu, Kredivo secara aktif mendorong generasi muda di Kota Batam untuk memanfaatkan peluang bisnis daring mereka dengan pemahaman literasi keuangan, salah satunya diwujudkan melalui program Generasi Djempolan.

Dalam program Generasi Djempolan, Kredivo menyusun tiga kriteria utama bagi para pengusaha muda: (1) Set priority, yang dapat menentukan prioritas dan batasan sesuai dengan kemampuan yang dimiliki; (2) Value over price, memahami nilai dari pengeluaran dan pemanfaatan keuangan bukan hanya murah, melainkan juga memiliki nilai; dan (3) Best of both worlds, tech-savvy sekaligus memiliki kemampuan dalam mengatur keuangan (financially savvy).

"Melalui gerakan Generasi Djempolan, kami ingin lebih banyak lagi generasi muda lokal yang mampu memanfaatkan akses teknologi keuangan secara bijak sehingga mereka mampu menangkap potensi bisnis online yang ada di Kota Batam," ucap Lily.

WE Discover

Berita Terkait

Video Pilihan

Terpopuler

Terkini