Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

Sindiran Pedas untuk Amien Rais dan SBY: Harusnya Kalian Malu!

Sindiran Pedas untuk Amien Rais dan SBY: Harusnya Kalian Malu! Kredit Foto: Instagram Amien Rais
Warta Ekonomi, Jakarta -

Pegiat media sosial Yusuf Muhammad turut menanggapi dan berkomentar kaitan Blok Rokan diambil pemerintah. Hal itu membuat Yusuf Muhammad sindir keras SBY dan Amien Rais.

Yusuf Muhammad mengatakan, bahwa saat ini Blok Rokan diambil alih oleh Presiden Joko Widodo dan sepenuhnya dikelola oleh Pertamina.

Baru-baru ini Yusuf Muhammad sentil SBY dan Amien Rais. Dia mengatakan bahwa keduanya seharusnya malu atas pencapaian Pemerintahan Jokowi saat ini.

Baca Juga: Mendadak Rocky Gerung Puji Jokowi Lihai Bermanuver, sampai Bongkar Hubungan Mega dan Luhut

Hal itu disampaikan Yusuf Muhammad dalam video bejudul “Amien Rais dan SBY Harusnya Malu Sama Jokowi” yang tayang pada Rabu, 11 Agustus 2021.

Menyadur dari Terkini.id -jaringan Suara.com. Awalnya, Yusuf Muhammad menyinggung soal Amien Rais yang pernah menantang Jokowi untuk mengambil alih Blok Rokan pada tahun 2018 lalu.

Yusuf Muhammad mengingat bahwa Amien Rais pernah berkata, jika Blok Rokan bisa kembali ke Pertamina, maka itu adalah sebuah terobosan yang luar biasa.

“Cuma berani nggak, Pak Jokowi? Kalau berani, luar biasa. Kalau gak berani, ya apa boleh buat,” katanya mengutip ucapan Amien Rais.

Yusuf Muhammad lalu menyinggung mengapa tantangan serupa tidak pernah ditujukan Amien Rais kepada SBY yang menjabat selama dua periode.

Ia juga bertanya mengapa SBY tak mampu mengambil alih satupun kekayaan Sumber Daya Alam Indonesia dari penguasaan asing.

“Harusnya ya, Amien Rais dan SBY ini malu kepada Presiden Jokowi saat ini,” kata Yusuf Muhammad.

Sekedar diketahui, Pertamina dinyatakan sebagai pemenang kontrak Blok Rokan setelah kontrak Chevron habis.

Baca Juga: Putra SBY Masih Jauh Lebih Unggul dari Putri Megawati

Kemenangan itu sebenarnya terjadi pada tahun 2018 lalu, namun baru berlaku pada tahun 2021 ini.

Pertamina melalui afiliasinya Pertamina Hulu Rokan (PHR) kini menjadi pengelola Rokan setelah 8 Agustus 2021 dengan kepemilikan hak partisipasi (participating interest/PI) 100 persen, termasuk 10 persen yang akan ditawarkan ke BUMD.

Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan Suara.com. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Suara.com.

Editor: Rosmayanti

Bagikan Artikel:

Video Pilihan