Pakar Hukum: Hak Pasien Soal Rekam Medisnya Dilindungi Hukum

Pakar Hukum: Hak Pasien Soal Rekam Medisnya Dilindungi Hukum Kredit Foto: LQ Indonesia LawFirm

Sambungnya, ia mengatakan isi rekam medis tersebut nantinya diberikan dokete atau rumah sakit dalam bentuk ringkasan yang sering disebut resume medis.

Hal tersebut merujuk Pasal 12 ayat (4) Permenkes 269 Tahun 2008 yang menyatakan pihak yang berhak mendapatkan ringkasan rekam medis atau resume medis antara lain, pasien, keluarga pasien. 

"Artinya di luar kategori tersebut rumah sakit bisa dituntut jika memberikan data rekam medis pasiennya kepada orang lain yang tidak berkepentingan," jelasnya.

Namun, jika sudah dilakukan permintaan rekam medis, tetapi rummah sakit tidak mau memberikananya, pasien dan keluarga dapat melakukan upaya hukum yang antara lain mengajukan gugatan atau menuntut pihak rumah sakit, baik secara perdata maupun pidana. 

Hal tersebut merujuk Pasal 32 huruf q UU Nomor 44 tahun 2009 tentang Rumah Sakit. 

"Rekam medis sering pula dibutuhkan dalam kasus klaim asuransi dimana menjadi syarat klaim polis asuransi," papar Ali Nugroho.

"Kadang kala pihak Rumah Sakit mempersulit pemberian dan berimbas dengan tidak dibayarkannya klaim, hal ini tentunya merugikan konsumen dan pasien rumah sakit," tukasnya.

Investasi terbaik ialah investasi leher ke atas. Yuk, tingkatkan kemampuan dan keterampilan diri Anda dengan mengikuti kelas-kelas di WE Academy. Daftar di sini.

Tampilkan Semua
Halaman

WE Discover

Berita Terkait

Video Pilihan

Terpopuler

Terkini