Pan Brothers Optimis Proses Restrukturisasi akan Selesai Tahun Ini

Pan Brothers Optimis Proses Restrukturisasi akan Selesai Tahun Ini Kredit Foto: Annisa Nurfitriyani

PT Pan Brothers Tbk (PBRX) optimis bisa menyelesaikan proses restrukturisasi utang di tahun ini. Perseroan diketahui telah memperoleh moratorium dari Pengadilan Tinggi Singapura atas beban utang yang totalnya mencapai US$ 309,6 juta. Utang tersebut berupa pinjaman sindikasi dengan limit US$ 138,5 juta dan obligasi US$ 171,1 juta.

Direktur PT Pan Brothers Tbk, Fitri Ratnasari Hartono menyatakan bahwa perseroan berharap mayoritas dari sindikasi bank dan obligasi akan menyetujui rencana restrukturisasi utang tersebut.

“Restrukturisasi kita melalui Singapura Moratorium, kita berharap mayoritas sindikasi bank akan menyetujui perpanjangan kita. Kita mendapat moratorium sampi 28 Desember 2021. Targetnya sebelum 28 kita harapannya sudah dapat persetujuan mayority bank holder dan bonds lander. ,” katanya, di Jakarta, Jumat (20/8/2021).

Baca Juga: Digugat Pailit oleh Maybank, Pan Brothers: Segala Daya Upaya Dilakukan untuk Menantang!

Fitri menegaskan bahwa ddalam restrukturisasi tersebut perseroan hanya meminta kepada Bank sindikasi dan bonds lander untuk memperpanjang waktu pembayaran tanpa meminta haircut dan penghapusan bunga denda, serta pembayaran bunga juga terus dilakukan.

“Kita tidak minta haircut. Dari awal kita memang cuma mau perpanjangan. Nominal sama hanya masa jangka waktu failitasnya aja,” tegasnya.

Sementara itu, terkait dengan gugatan pailit yang dilayangkan oleh PT Maybank Indonesia Tbk (Maybank). Permohonan pailit dilakukan setelah pengajuan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) terhadap Pan Brothers ditolak majelis hakim Pengadilan Niaga Jakarta Pusat pada 26 Juli 2021. “Pailit dari maybank kita akan fight juga seperti PKPU,” terangnya.

Adapun, perseroan pada tahun ini menargetkan penjualan dan laba akan sama dengan pencapaian tahun lalu.

“Kita tahun ini sama tahun lalu hampir sama, untuk buyer masih optimis ke kita. Kemudian karena kita ekspor ke Eropa Amerika, Australia dan asia kita optimis penjualan seperti tahun lalu masih tercapai," tambahnya.

Baca Juga: Pengadilan Tolak Gugatan PKPU Maybank Indonesia terhadap Pan Brothers

Perseroan pun mengalokasikan dana belanja modal atau capital expenditure (capex) US$5 juta. Dana tersebut akan digunakan untuk kebutuhan perawatan atau maintenance.

“Sepanjang tahun 2020 dan 2021, PBRX mengkonsentrasikan diri menambah kapasitas melalui otomatisasi, digitalilasi dan upskilling seluruh lini personal yang ada,” tutup Fitri.

WE Discover

Berita Terkait

Video Pilihan

Terpopuler

Terkini