Dari Tung Desem Waringin hingga Bos Mustika Ratu, Ini Dia Alumni Keren UNS

Dari Tung Desem Waringin hingga Bos Mustika Ratu, Ini Dia Alumni Keren UNS Kredit Foto: Instagram/Tung Desem Waringin

Kesuksesan tidak datang secara instan. Untuk itu, para generasi muda khusunya mahasiswa dituntut untuk terus bersemangat mengejar impianya. Karena kesuksesan sejatinya perlu perjuangan dan pengorbanan.

Perjuangan bisa ditempuh dengan belajar, dan pengorbanan bisa dilakukan dengan merelakan beberapa waktu untuk fokus belajar. Seperti alumni-alumni Universitas Sebelas Maret (UNS) yang sudah meraih kesuksesannya ini.

Mereka semua meraihnya dengan kerja keras dan pantang menyerah. Siapa saja sih mereka? Yuk kita simak.

1. Tung Desem Waringin

Anda pasti sudah pernah mendengar atau malah pernah mengikuti seminar yang dibawakan Tung Desem Waringin kan? Tung Desem Waringin ini adalah alumni Fakultas Hukum UNS tahun 1987. Ia ini lahir di Surakarta, tanggal 22 Desember 1968. 

Perjalanan hidupnya yang inspiratif membuatnya mampu menjadi motivator ulung yang sangat diperhitungkan di Indonesia dan dunia.

Peraih gelar Pelatih Sukses No 1 Indonesia versi Malajah Marketing dan termasuk dalam salah satu tokoh 'The Most Powerful People in Ideas in Business 2005' versi majalah Swa ini sudah berbicara di depan 100.000 orang di dunia. 

Masa-masa kuliah, Tung Desem Waringin ini menarik dan patut untuk diteladani. Ia kuliah sambil berjualan emas yang Ia ambil dari kakaknya dan pengusaha emas di Jakarta.

Sembari berjualan, ia kuliah. Namun begitu, kuliahnya tidak terganggu dan tetap bisa lulus dengan baik pada tahun 1992. 

Semasa menjadi mahasiswa, Dia termasuk mahasiswa yang berprestasi dan teladan. Ia juga mudah bergaul dengan siapa saja di kampusnya.

Setelah lulus kuliah, dirinya diterima bekerja di BCA cabang Surabaya dan memulai kariernya dari sini. Jabatannya kala itu adalah Management Development Program. 

Rupanya kariernya di BCA sangat cemerlang. Tung Dasem kerap kali memperoleh prestasi sebagai berikut: 

  • Hasil audit terbaik di Indonesia.
  • Pertumbuhan kartu ATM terbesar di Indonesia
  • Pertumbuhan Kartu Kredit terbesar di Indonesia
  • Pemulihan kembali pertama BCA pada saat rush di tahun 1998 dan tingkat mati ATM terendah di Indonesia. 

Buku karyanya yang menjadi best seller berjudul 'Financial Revolution' dan mendapat penghargaan dari Museum Rekor Indonesia sebagai buku inspirasional pertama dengan angka penjualan sebesar 10.511 pada penjualan hari pertama buku itu diluncurkan.

2. BRA. Mooryati Soedibyo

Alumnus UNS yang kedua adalah BRA. Mooryati Soedibyo. Dia adalah Presiden Direktur Mustika Ratu. Mooryati Soedibyo juga pernah memangku jabatan sebagai Wakil Ketua II MPR pada masa pemerintahan Presiden Megawati Soekarno Putri.

Moeryati juga sebagai pencetus ide pemilihan Putri Indonesia. Dan masuk dalam urutan ke 7 dalam daftar 99 wanita paling berpengaruh versi Majalah Globe. 

Mooryati Soedibyo lahir di Surakarta, 5 Januari 1928. Ia adalah cucu dari Sri Susuhan Pakoe Boewono X Keraton Surakarta. Sebagai keluarga keraton, sejak kecil Mooryati sudah akrab dengan tradisi jawa seperti, tata karma, seni tari, hingga jamu tradisional untuk kecantikan.

Sejak belia, Moor gemar sekali meminum jamu. Maka pada tahun 1973, Ia mengembangkan hobinya itu sebagai usaha.

Awalnya jamu yang Ibu Moor buat diberikan kepada teman-temannya. Lama-kelamaan, jamu buatan Ibu Moor berkembang dan hingga sekarang sudah bisa diekspor ke luar negeri seperti Malaysia, Brunei, Rusia, Jepang, Belanda, dll.

3. Eko Pujianto 

Siapa yang tak kenal publik figure Atta Halilintar? Masyarakat Indonesia pasti tak asing dengan nama Youtuber yang sering bikin konten give away itu. Tapi, kali ini bukan membahas tentang Atta. Melainkan truk makanan (food truck) yang digunakan Atta untuk bagi-bagi nasi padang di wilayah Jabodetabek pertengahan Agustus lalu. 

Acara bagi-bagi makanan pakai food truck itu merupakan kolaborasi antara Atta dan pengusaha muda Eko Pujianto.

Nah, siapa sebenarnya Eko Pujianto? Kalian pasti banyak yang belum tahu. Eko adalah mahasiswa Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta jurusan pendidikan kimia Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) angkatan 2011.

Eko lahir di Ponorogo, 25 Agustus 1993 lalu. Tahun ini, usianya genap 28 tahun. Masih muda banget, kan? Di usianya yang masih muda, pengusaha yang tinggal di Villa Pamulang Mas, Tangerang Selatan itu, dipercaya menjadi CEO Sari Kreasi Boga (SKB) Food. Perusahaan yang dipimpin Eko adalah pemilik brand Babarafi.

Bukan hanya aktif sebagai pengusaha, Eko juga menjadi pentolan beberapa organisasi. Di Pengurus Pusat (PP) Serikat Nelayan Nahdlatul Ulama (SNNU), misalnya, Eko tercatat sebagai wakil sekretaris jenderal (wasekjen).

SNNU adalah badan otonom NU resmi yang pendiriannya digagas pada Muktamar NU ke-33 di Jombang 2015 lalu. 

Selain itu, saat ini Eko juga menjadi ketua alumni Pendidikan Kimia FKIP UNS. Kiprahnya selama di kampus memang cukup mentereng. Saat menjadi mahasiswa, Eko pernah menjadi Presiden Badan Eksekutf Mahasiswa (BEM) FKIP 2014. Selanjutnya di tahun 2015, Eko terpilih sebagai Presiden BEM UNS. 

"Selama ini saya nggak pernah kerja, hanya melakukan hobi yang kebetulan dibayar sembari menunggu waktu sembayang," kata Eko saat ditanya tentang motivasi menjadi entrepreneurship. "Dalam hidup, jangan tanya darimana, tapi mulailah dari mau kemana," lanjut bapak satu anak itu. 

4. Rory Asyari

Alumnus UNS satu ini pasti sudah banyak yang pernah tahu. Dia adalah seorang News Anchor atau Penyiar Berita di Metro TV yang tampan dan cerdas. Yes, you’re right! Rory Asyari. Wajahnya yang tampan sering tampil di layar kaca saat membawakan berita di Metro TV. 

Rory Asyari Ahmad adalah lulusan FISIP UNS jurusan Komunikasi dengan konsentrasi jurnalistik, pertelevisian, dan Public Relation. Menjadi pembawa berita adalah impian Rory.

Pria yang pernah menyabet gelar Putra Solo 2006 ini hobi berolah raga dan membaca buku. Ia meneruskan studinya ke Inggris di Univeristy of Sheffield dan lulus September 2015 lalu.

5. Dodit Mulyanto

Buat kamu penggemar Stand up Comedy, pasti tidak asing lagi dengan muka “memelas” Dodit Mulyanto ini kan? Ya, alumni FKIP UNS Program Studi Pendidikan Geografi ini namaya melejit setelah ia mengikuti ajang pencarian bakat di bidang komedi atau lebih popular dengan sebutan Stand up Comedy.

Kendati ia tidak beruntung mendapatkan posisi pertama dalam ajang tersebut, nama Dodit semakin melambung. Banyak tawaran dari produser-produser yang datang kepadanya.

Saat ini Dodit Mulyanto sedang membintangi salah satu sinetron bergenre komedi di Net TV berjudul OK JEK. Ia berperan sebagai seorang tukang ojek online yang berasal dari Jawa lengkap dengan logatnya yang medhok.

WE Discover

Berita Terkait

Video Pilihan

Terpopuler

Terkini