Miris! Ratusan Keluarga Pengungsi Mencari Makanan dan Tempat Tinggal di Kabul

Miris! Ratusan Keluarga Pengungsi Mencari Makanan dan Tempat Tinggal di Kabul Kredit Foto: Reuters TV

Ratusan keluarga Afghanistan yang telah berkemah di bawah terik matahari di sebuah taman Kabul setelah Taliban menyerbu provinsi mereka memohon makanan dan tempat tinggal pada Kamis (26/8/2021). Situasi ini digambarkan sebagai wajah paling terlihat dari krisis kemanusiaan yang terjadi di negara yang dilanda perang itu.

"Saya dalam situasi yang buruk," kata Zahida Bibi, seorang ibu rumah tangga, duduk di bawah terik matahari bersama keluarga besarnya.

Baca Juga: Gandeng Putin, Xi Jinping Siap Bantu Afghanistan di Masa-masa Sulit

"Kepala saya sakit. Saya merasa sangat tidak enak, tidak ada apa-apa di perut saya," katanya kepada Reuters, Kamis (26/8/2021).

Ahmed Waseem, pengungsi dari Afghanistan utara mengatakan mereka yang berada di taman itu berharap pemerintah pusat akan memperhatikan. "Kami berada di lapangan terbuka dan dalam cuaca panas," katanya.

Phalwan Sameer, juga dari Afghanistan utara, mengatakan keluarganya datang ke Kabul setelah situasi memburuk dengan cepat di kota kelahirannya.

"Ada banyak pertempuran dan pengeboman juga. Makanya kami datang ke sini. Rumah-rumah dibakar dan kami kehilangan tempat tinggal," katanya.

Sementara ribuan orang memadati bandara untuk mencoba melarikan diri, banyak lainnya, seperti keluarga di taman, terjebak dalam ketidakpastian, tidak yakin apakah lebih aman untuk mencoba pulang atau tetap di tempat mereka berada.

Pengambilalihan cepat Taliban atas Afghanistan bulan ini, yang berpuncak pada penaklukan Kabul pada 15 Agustus, telah membuat negara itu kacau balau. 

Selanjutnya
Halaman

WE Discover

Berita Terkait

Video Pilihan

Terpopuler

Terkini