PAN Mau Rebut Kursi Sri Mulyani? Apa IMF dan World Bank Rela?

PAN Mau Rebut Kursi Sri Mulyani? Apa IMF dan World Bank Rela? Kredit Foto: Twitter/@husainabdullah1

Direktur Gerakan Perubahan, Muslim Arbi mengatakan, bergabungnya PAN ke koalisi pemerintah tidak mungkin gratis. Ia menganalisa, pasti ada kalkulasi politik yang matang dari barisan pemerintahan Joko Widodo.

"PAN sudah pasti hitung itu. 'Gue dapat apa, kalau gue gabung'. Dalam kalkulasi politik itu biasa berlaku teori dagang sapi," ujar Muslim dikutip dari RMOL, Minggu (29/8).

Akan tetapi kata Muslim, yang menjadi persoalan adalah, lolosnya PAN dari Parlemen Threshold di perhelatan pemilihan umum (Pemilu) 2024 nanti dipertanyakan.

"Karena ada Partai Ummat yang akan gerus suara PAN diantaranya," kata Muslim.

Muslim pun tak menampik jika PAN kemungkinan akan diberi kursi Menkeu.

Karena, PAN mempunyai sosok yang memiliki kemampuan di bidang ekonomi. Seperti Dradjad Wibowo dan Didik J. Rachbini.

"Bisa jadi PAN diberi kursi Menteri Keuangan. Tapi apakah Menkeu baru bisa balikin situasi ekonomi dan keuangan yang sudah kacau saat ini? Apakah IMF dan World Bank akan rela lepaskan Sri Mulyani digusur begitu aja?" pungkas Muslim.

Presiden Joko Widodo mengumpulkan para Ketua Umum dan Sekretaris Jenderal Partai Politik anggota koalisi pemerintahannya.

Menarik perhatian kemudian, karena Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan didampingi Sekjennya Eddy Soeparno turut hadir di Istana Negara bersama petinggi lainnya.

WE Discover

Berita Terkait

Video Pilihan

Terpopuler

Terkini