Survei Revou 2021: DANA Terpilih sebagai Perusahaan Teknologi Paling Menyenangkan bagi Karyawan

Survei Revou 2021: DANA Terpilih sebagai Perusahaan Teknologi Paling Menyenangkan bagi Karyawan Kredit Foto: DANA

DANA rupanya tak hanya menjadi perusahaan teknologi dengan pertumbuhan bisnis dan layanan transaksi digital nontunai. Namun, perusahaan rintisan di industri teknologi finansial ini juga diakui sebagai salah satu perusahaan teknologi yang paling menyenangkan untuk bekerja dan menjadi pilihan bagi karyawannya.

Pengakuan ini diperoleh berdasarkan Survei Revou 2021, di mana DANA dinyatakan sebagai satu di antara tiga perusahaan teknologi di Indonesia yang menduduki peringkat teratas berdasarkan tingkat kebahagiaan karyawan.

Baca Juga: Luncurkan Versi Terbaru, Dompet Digital DANA Utamakan Tampilan Antarmuka Pengguna

Selain hasil survei tersebut, kesuksesan DANA dalam pengelolaan SDM juga tercermin melalui anugerah HR Excellence 2021 yang digelar majalah SWA dan Lembaga Managemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia. Keberhasilan ini turut mengukuhkan keberadaan DANA sebagai Employer of Choice.

Penganugerahan HR Excellence 2021 kepada DANA didasarkan pada keunggulan dalam area knowledge management, reward management & talent retention, dan managing transformation. DANA dinilai berhasil dalam menerapkan program pembinaan lintas bidang, memberikan fasilitas berupa program pengembangan keterampilan yang diselenggarakan secara internal untuk karyawan DANA. Program yang diselenggarakan oleh pihak eksternal ini menyebut karyawan DANA sebagai DANAM8s. Mereka dapat memilih sesuai dengan minatnya, serta dalam menghadirkan kesempatan peralihan divisi kerja dalam program Internal Talent Mobility (ITM).

Keunggulan lain yang menjadikan DANA sebagai perusahaan teknologi pilihan karyawan adalah dalam hal kompensasi, penghargaan, dan manfaat yang diberikan kepada karyawan. Komitmen DANA dinilai kuat dalam memastikan seluruh karyawannya mendapatkan kompensasi yang kompetitif sesuai dengan kinerjanya.

DANA juga memberikan dukungan menarik atas berbagai kebutuhan karyawan lewat beberapa programnya seperti DANACare, program tunjangan kepemilikan gawai bernama GOAL yang merupakan kepanjangan dari Gadget Ownership Allowance, dan banyak lagi.

Poin lainnya yang menjadikan DANA sebagai perusahaan pilihan adalah keberadaannya sebagai perusahaan yang memiliki kemampuan untuk terus adaptif terhadap berbagai dinamika yang cepat di dunia kerja melalui penarapan DANA 7 Values atau tujuh nilai-nilai utama yang menjadi landasan budaya kerja dan komitmen, yaitu Customer First, Resilience, Integrity, Humble, Embrace Change, Result-Driven, dan Teamwork.

Atas pengakuan publik terhadap keberadaan DANA sebagai perusahaan pilihan karyawan, Chief People & Corporate Strategy Officer DANA, Agustina Samara, mengungkapkan pentingnya lingkungan kerja bagi keberlangsungan karyawan. Menurutnya, komitmen yang diciptakan di DANA merupakan upaya menyejahterakan SDM perusahaan.

"Sebagai perusahaan teknologi finansial yang digawangi oleh SDM generasi digital, kami merasa penting untuk menciptakan lingkungan kerja dengan pendekatan holistik guna menumbuhkan budaya kerja yang sehat, produktif, kreatif, nyaman, akomodatif terhadap optimalisasi kemampuan SDM, dan kompeten. Kami terus memegang teguh komitmen untuk menciptakan tempat kerja yang mampu menyejahterakan SDM, baik dari sisi finansial, fisik, sosial, maupun psikososial," katanya.

Pengakuan tersebut menurut Agustina juga mencerminkan kesuksesan implementasi nilai dan budaya kerja yang DANA tanamkan kepada seluruh karyawan sehingga karyawan mampu merasakan manfaatnya bagi kehidupan personal maupun karir mereka ke depan.

"Selain menjadi kabar menggembirakan bagi DANA, pengakuan publik yang kami terima diharapkan juga menjadi angin segar sekaligus membangun optimisme bagi perusahaan-perusahaan asli Indonesia lainnya untuk bisa menjadi perusahaan idaman bagi kalangan generasi digital seperti halnya DANA. Kini, impian talenta-talenta berkompetensi di Indonesia untuk mengembangkan potensi tidak hanya merujuk ke perusahaan-perusahaan teknologi dari negara-negara maju, tetapi juga kepada perusahaan-perusahaan lokal yang punya kompetensinya tak kalah dengan mereka," pungkasnya.

WE Discover

Berita Terkait

Video Pilihan

Terpopuler

Terkini