Satgas Covid-19 Laporkan Kasus Aktif Nasional Telah Turun 65,18% dari Puncak

Satgas Covid-19 Laporkan Kasus Aktif Nasional Telah Turun 65,18% dari Puncak Kredit Foto: Antara/Maulana Surya

Satuan Tugas Penanganan Covid-19 mencatat kasus aktif nasional per 31 Agustus 2021 telah mengalami penurunan sebesar 65,81% dari puncak kasus pada 24 Juli 2021 lalu. Total kasus aktif pada puncak adalah sebesar 574.135 kasus, sementara kemarin jumlah kasus aktif yang tercatat sebesar 196.281 kasus.

"Jadi dari puncak sudah bisa turun lebih dari setengahnya, sudah di angka 65%," ujar Ketua Bidang Data dan Teknologi Informasi Satgas Penanganan Covid-19 Dewi Nur Aisyah dalam siaran Covid-19 dalam Angka di Youtube BNPB Indonesia, Rabu (1/9/2021).

Baca Juga: Pemerintah Perluas Vaksinasi Covid-19 Pelajar untuk Tunjang PTM

Dewi mengatakan perkembangan ini menunjukkan perbaikan yang positif. Namun, ia mengakui angka kasus aktif Covid-19 Indonesia saat ini masih lebih tinggi dibanding sebelum terjadinya lonjakan kasus pada Juni 2021 yakni sebesar 101.325 kasus.

"Meskipun secara jumlah, ini masih di angka 196.281. Kita pernah lebih rendah dari ini. Jadi, kita masih tetap mengejar lagi jumlah kasus aktif agar terus turun," jelasnya.

Ia menyampaikan upaya penurunan kasus aktif Covid-19 masih menjadi PR bagi Indonesia. Bahkan, ia berharap jumlah kasus aktif dapat terus ditekan hingga mencapai angka di bawah 100 ribu. "Jadi, ini sebuah pencapaian tapi harus kita pertahankan," ujar Dewi.

Lebih lanjut, Dewi memaparkan tujuh provinsi yang berada di wilayah Jawa-Bali juga menunjukkan penurunan kasus aktif Covid-19 yang signifikan. Penurunan tertinggi terjadi di DKI Jakarta yang berhasil turun 93,72% dari puncak kasus. Per 31 Agustus 2021, jumlah kasus aktif di DKI Jakarta adalah sebanyak 7.107 kasus.

Sementara itu, total kasus aktif di provinsi lainnya adalah Jawa Tengah 24.985 kasus, Jawa Timur 11.091 kasus, Jawa Barat 21.401 kasus, Banten 3.193 kasus, Bali 6.425 kasus, dan D.I.Yogyakarta 12.293 kasus.

Tak jauh berbeda, jumlah kasus aktif di 27 provinsi luar Jawa-Bali juga menunjukkan tren penurunan. Penurunan tertinggi terjadi di Papua Barat yang berhasil turun hingga 94,47%. Sedangkan penurunan terendah terjadi di Aceh dengan angka 2.03%. 

"Kebanyakan rata-rata memang kalau tadi di nasional sudah turun 65%, kurang lebih gambaran di provinsi juga seperti itu," tutur Dewi.

Akan tetapi, Dewi melaporkan masih ada beberapa provinsi yang menunjukkan kondisi fluktuatif, seperti Kalimantan Utara, Papua, dan Sumatera Utara.

Dewi meminta wilayah yang fluktuatif dapat mengendalikan penanganan Covid-19 di lapangan secara konsisten agar pandemi dapat terkendali dengan lebih baik lagi.

WE Discover

Berita Terkait

Video Pilihan

Terpopuler

Terkini