Erick Thohir Dorong Transformasi Human Capital, Ini Respons Kliring Berjangka Indonesia

Erick Thohir Dorong Transformasi Human Capital, Ini Respons Kliring Berjangka Indonesia Kredit Foto: KBI

Menteri Negara BUMN Erick Thohir terus mendorong BUMN untuk melakukan transformasi di Human Capital atau sumber daya manusia. Menurutnya, transformasi yang dilakukan di BUMN tidak mungkin terjadi kalau tidak ada transformasi terkait sumber daya manusia. Selain itu, transformasi sumber daya manusia ini harus dijalankan secara berkelanjutan.

Terkait transformasi sumber daya manusia ini, Fajar Wibhiyadi selaku Direktur Utama PT Kliring Berjangka Indonesia (Persero) atau KBI mengatakan bahwa transformasi Sumber Daya Manusia di KBI sudah berjalan sejak beberapa waktu lalu, dan ini merupakan bagian dari transformasi korporasi KBI.

Baca Juga: Genap 37 Tahun, Ini Catatan Prestasi Kliring Berjangka Indonesia

"Saat ini, KBI tengah dalam proses transformasi bisnis dalam upaya menuju digital corporation. Ini tentunya SDM yang ada juga dituntut untuk bisa melakukan transformasi ke arah digital. Untuk itu, berbagai program telah dan sedang kami jalankan dalam upaya menjadikan SDM yang unggul, memiliki pemikiran atau mindset digital, dan tentu saja SDM yang agile dalam menghadapi perubahan," jelas Fajar dalam keterangan tertulis di Jakarta, Jumat (3/9/2021).

Sebagai catatan, korporasi merah putih yang bergerak dalam lini usaha sebagai Lembaga Kliring di Perdagangan Berjangka Komoditi dan Pasar Fisik Komoditas serta Pusat Registrasi Resi Gudang ini memiliki karyawan yang ramping.

Dengan jumlah kurang dari 50 orang, justru menjadikan BUMN ini memiliki catatan mengkilap terkait Nett Profit per Employee. Di tahun 2017, Nett Profit per Employee tercatat sebesar Rp192 juta; tahun 2018 sebesar Rp483 juta; tahun 2019 sebesar Rp799 juta; dan di tahun 2020 sebesar Rp1.208 juta.

Fajar menambahkan, "Proses transformasi sumber daya manusia tentunya memiliki tantangan tersendiri karena harus menyiapkan SDM yang ada untuk bisa memiliki skill yang mampu menjawab tantangan ke depan. Untuk itu, KBI telah menjalankan berbagai program pengembangan, baik dari sisi soft skill mapun hard skill."

Bahkan, dijelaskan Fajar, KBI juga memberikan beasiswa bagi karyawan yang memiliki kemampuan untuk melanjutkan ke level pendidikan S2. Dalam hal beasiswa ini, KBI tidak melihat dari sisi cost semata, tetapi lebih ke investasi SDM, di mana dalam waktu ke depan karyawan yang mendapatkan beasiswa pendidikan S2 ini mampu menjadi ujung tombak korporasi.

Keseriusan KBI dalam melakukan transformasi SDM terlihat dari program Leadership Development Program (LDP) yang dijalankan. Leadership Development Program (LDP) merupakan program yang didesain khusus untuk menciptakan sumber daya manusia yang unggul serta agile dan memiliki digital mindset. Program ini merupakan upaya KBI dalam melakukan percepatan atas kebutuhan transformasi sumber daya manusia yang ada. Selain itu, KBI juga menjalankan talent pool untuk memetakan potensi dari semua karyawan.

"Terkait transformasi Sumber Daya Manusia ini, ke depan akan terus kami jalankan secara berkelanjutan. HalĀ  ini karena kami melihat bahwa korporasi harus tetap sustain dan itu semua membutuhkan sumber daya manusia yang andal, lincah, dan tentunya menjalankan AKHLAK yang telah dicanangkan sebagai core values seluruh BUMN," pungkas Fajar Wibhiyadi.

WE Discover

Berita Terkait

Video Pilihan

Terpopuler

Terkini