Terapkan Internal Kultur IPT Jadi Cara Grup Ciputra Perhatikan Kaum Milenial

Terapkan Internal Kultur IPT Jadi Cara Grup Ciputra Perhatikan Kaum Milenial Kredit Foto: Sufri Yuliardi

Direktur Grup Ciputra, Lalitya Ciputra Sastrawinata menepis anggapan Grup Ciputra sebagai industri tradisional yang kurang atraktif. Kesadaran tersebut muncul secara internal seiring dengan tagline dalam ulang tahunnya yakni Digital Transformation for Sustainable Development.

“Maka sekarang digitalisasi sudah bermain di dunia ini sekarang. Jadi kita memperbaiki sistem dari dalam sampai menghubungkan konsumen ke dalam dan kita pakai teknologi dan akan meningkatkan industri kami,” ujarnya dalam Opening Ceremony dan Press Conference – Ciputra Festival  4.0 Sabtu (4/9/2021).

Baca Juga: Rayakan Ulang Tahun Ke-40, Ciputra Grup Keluarkan Sejumlah Promo

Perbaikan dari dalam yang dimaksudnya adalah engan penguatan internal kultur melalui integritas, profesionalisme, dan enterpreneurship yang harus dipegang penuh oleh karyawan kaum milenial.

Internal kultur tersebut, kata Lalitya, yang dilakukan secara terus menerus dilakukan dan disosialisasikan, agar nilai-nilai tersebut dapat terus terimplementasikan tidak hanya di lingkungan Grup Ciputra, melainkan juga di luar lingkungan Grup Ciputra.

Bahkan, salah satu lini bisnis Grup Ciputra juga pernah membuat survei kepada karyawan yang termasuk dalam golongan milenial. Survei tersebut meliputi tentang alasan memilih Grup Ciputra, alasan memilih bertahan dan tidak keluar di Grup Ciputra. Cara tersebut dilakukan untuk meliha kecenderungan milenial di lingkungan Grup Ciputra.

“Karena milenial dikenal sebagai kelompok yang suka pindah-pindah salah satunya adalah karena internal kultur dan dalih yang kuat dan identitas mereka terikat dengan Ciputra Grup,” pungkasnya.

WE Discover

Berita Terkait

Video Pilihan

Terpopuler

Terkini