Terungkap, Aktor Intelektual Aksi Pembakaran Masjid Ahmadiyah di Kalbar

Terungkap, Aktor Intelektual Aksi Pembakaran Masjid Ahmadiyah di Kalbar Kredit Foto: SINDOnews

Kepala Bidang Humas Polda Kalimantan Barat, Kombes Donny Charles Go mengatakan, pelaku pengrusakan Masjid Ahmadiyah bertambah menjadi 21 orang. Dia menjelaskan, pelaku ini ada yang menjadi aktor intelektual.

"3 aktor intelektual, 18 pelaku perusakan. Sudah 21 orang tersangka,” kata Donny saat dihubungi wartawan pada Selasa, 7 September 2021.

Atas perbuatannya, kata dia, para pelaku lapangan dijerat Pasal 170 KUHP. Sedangkan, aktor intelektual akan dipersangkakan Pasal 160 KUHP. 

“Para tersangka dilakukan penahanan,” jelas dia.

Diketahui, peristiwa pengrusakan Masjid Ahmadiyah di Tempunak, Sintang, Kalimantan Barat terjadi pada Jumat 3 September 2021. Meski massa melakukan pengrusakan, namun peristiwa ini dipastikan tidak ada korban jiwa.

Sebelumnya, Kapolda Kalimantan Barat, Irjen Remigius Sigid Tri Hardjanto menjelaskan alasan pihaknya melakukan pendekatan soft approach dalam peristiwa pengrusakan Masjid Ahmadiyah di Tempunak, Sintang, Kalimantan Barat pada Jumat, 3 September 2021.

Menurut dia, langkah soft approach diambil dalam mengamankan bangunan dan rumah ibadah tersebut.

Karena guna menghindari kerugian yang lebih besar, yaitu terjadinya konflik antara massa yang emosi ingin merobohkan bangunan dengan petugas yang mengamankan.

“Hal ini tentunya berpotensi menyebabkan luka bahkan korban jiwa. Kami pastikan tidak ada korban jiwa. Karena sudah dilakukan pencegahan awal. Percayakan kepada kami,” kata Remigius melalui keterangannya pada Selasa, 7 September 2021.

Lihat Sumber Artikel di Viva Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan Viva. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Viva.

WE Discover

Berita Terkait

Video Pilihan

Terpopuler

Terkini