Tiga Modal kepada UMKM dari PNM, Sumbangsih Pemikiran BJ Habibie

Tiga Modal kepada UMKM dari PNM, Sumbangsih Pemikiran BJ Habibie Kredit Foto: Antara/Sigid Kurniawan

PT Permodalan Nasional Madani (Persero) didirikan pada 1998 merespons terjadi krisis ekonomi yang terjadi pada 1998. Krisis tersebut memberikan dampak kepada pekerja formal, semi formal, hingga informal sebagai pelaku usaha subsisten atau pelaku usaha mikro.

Direktur Utama PT Permodalan Nasional Madani, Arief Mulyadi, mengungkapkan, pada kurun waktu tersebut PNM memberikan pendampingan dan pembiayaan kepada pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah yang saat itu hanya berfokus kepada kebutuhan hidupnya sendiri karena sebagian besar merupakan warga yang tidak memiliki ijazah sekolah dan keterampilan khusus.

Baca Juga: Staf Khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga Kunjungi Nasabah PNM Mekaar Medan

"Kami berikan tiga modal, yakni modal finansial, modal intelektual, dan modal sosial. Ketiga modal ini merupakan peninggalan pemikiran dari B.J. Habibie yang akan kami pertahankan terus dan lakukan pengembangan bahwa PNM sebagai agent of development bagian dari BUMN," ujarnya dalam CEO Talk: Ketahanan Usaha Para Pelaku Usaha Subsisten di Tengah Pandemi, Rabu (8/9/2021).

Ketiga modal tersebut terus berlangsung hingga saat ini, di tengah pandemi Covid-19 melanda Indonesia. Ketiga modal ini di antaranya, pertama, modal finansial dengan memberikan pembiayaan.

Kedua, modal intelektual dengan memberikan pendampingan dan program pemberdayaan melalui pelatihan, knowladge sharing, berbagi informasi, hingga mendatangkan ahli dari kalangan akademisi untuk memberikan pelatihan.

Adapun yang ketiga, modal sosial dengan memberikan fasilitas membangun hubungan antar-nasabah sehingga membentuk jaringan usaha kolektif untuk mempercepat pertumbuhan usaha nasabah.

"Kami melakukan rekayasa sosial kepada para pelaku usaha ini. Jadi kami berikan pemahaman kalau usaha ibu maju dan kesejahteraan meningkat, ibu juga bisa memberikan manfaat kepada sekeliling dengan mempekerjakan tetangga saudara dll.," pungkasnya.

WE Discover

Berita Terkait

Video Pilihan

Terpopuler

Terkini