Gara-gara Tom Hardy, Venom 2 Pilih Gunakan Teknologi CGI

Gara-gara Tom Hardy, Venom 2 Pilih Gunakan Teknologi CGI Kredit Foto: Republika

Andy Serkis, Sutradara film Venon: Let There Be Carnage mengungkap memakai teknologi CGI untuk film tersebut, dibandingkan motion capture atau tangkap gerak yang merupakan keahliannya.

Seperti di Lord of the Rings: The Two Towers, Serkis terkenal dengan tenologi tankap gerak. Setelah itu, ia menggunakan metode yang sama untuk film King Kong , Supreme Leader Snoke dalam trilogi sekuel Star Wars, dan Caesar dalam trilogi Planet of the Apes yang di-reboot. Ia pun pernah membantu Mark Ruffalo pada Hulk di MCU, sebagai konsultan motion capture.

Baca Juga: Kumpulan Film Aksi yang Jarang Diketahui tetapi Seru untuk Ditonton

Atas semua pengalaman itu, banyak yang mengira Serkis akan membawa teknologi motion capture untuk film Venom terbaru. Namun, dalam catatan produksi Venom 2 dari Sony, Serkis menjelaskan bahwa meskipun dia menggunakan beberapa penangkapan gerak untuk mendapatkan beberapa fisik Venom, dia mengutamakan karakter CGI.

Itu dilakukannya untuk memberi kebabasan tampil pada Tom Hardy.

“Kami ingin memberi Tom kebebasan dalam prosesnya untuk memberikan kinerja yang diinginkannya," sebut Serkis.

Wajar bila Serkis memberi keleluasaan berkreasi untuk Tom Hardy, mengingat Hardy perlu membayangkan gerakan Venom tanpa terjebak pada pilihan yang telah dibuat, bila menggunakan motion capture.

Mengingat Venom: Let There Be Carnage adalah film kedua, Marvel Comics menggali jauh ke dalam awal mula dari Venom. 

Seperti diberitakan sebelumnya, sekuel yang sangat dinanti dari film sebelumnya (2018) itu dirilis lebih awal berkat kesuksesan Shang-Chi and the Legend of the Ten Rings. Dilansir Screen Rant pada Selasa (7/9), film itu menampilkan Venom (Tom Hardy) berhadapan dengan musuh bebuyutannya, Carnage (Woody Harrelson). 

Baca Juga: Dikonfirmasi Netflix-WWE Akan Garap Film Horor Menarik

 

Lihat Sumber Artikel di Republika Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan Republika. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Republika.

WE Discover

Berita Terkait

Video Pilihan

Terpopuler

Terkini