Elizabeth Holmes Diserang Jaksa Habis-Habisan, Dijuluki Tukang Tipu hinggu Cari Uang untuk Ketenaran

Elizabeth Holmes Diserang Jaksa Habis-Habisan, Dijuluki Tukang Tipu hinggu Cari Uang untuk Ketenaran Kredit Foto: CNBC.com

Pendiri Theranos, Elizabeth Holmes diserang jaksa habis-habisan. Mantan miliarder wanita termuda di dunia ini dituduh berbohong dan menipu demi uang dan ketenaran. Holmes menghadapi 12 tuduhan penipuan atas perannya di perusahaan tes darah yang sekarang sudah tak ada lagi.

Holmes dituduh menipu investor dan pasien dengan mengklaim Theranos dapat mendeteksi penyakit umum hanya dengan beberapa tetes darah dari tusukan jari.

Pengacaranya mengatakan dia hanyalah seorang pengusaha wanita naif yang perusahaannya gagal.

"Kegagalan bukanlah kejahatan. Berusaha sekuat tenaga dan gagal bukanlah kejahatan," ujar Lance Wade, pengacara pembela dalam pernyataan pembukaannya, yang dikutip dari BBC International di Jakarta, Kamis (9/9/21).

Baca Juga: Tinggal di Properti Mewah Rp1,92 Triliun, Elizabeth Holmes Ternyata Masih Kaya Raya!

Dalam persidangan yang akan diawasi ketat di San Jose, California, Holmes menyangkal semua tuduhan terhadapnya tetapi harus menghadapi hukuman 20 tahun penjara jika terbukti bersalah.

Selain Holmes, mantan partner bisnis dan juga mantan kekasihnya, Ramesh "Sunny" Balwani menghadapi dakwaan yang sama tetapi akan diadili secara terpisah tahun depan. Balwani juga mengaku tidak bersalah.

Holmes mendirikan Theranos pada tahun 2003 saat ia berusia 19 tahun. Holmes dijuluki sebagai miliarder wanita termuda di dunia hingga dijuluki "The Next Steve Jobs" berkat teknologinya.

Namun, Holmes jatuh pada tahun 2015 ketika perangkat tes darahnya tidak berfungsi. Jaksa Robert Leach mengatakan Holmes dan Balwani melakukan penipuan pada tahun 2009 setelah perusahaan farmasi besar menolak untuk mendukung Theranos dan mereka kehabisan uang tunai.

Selanjutnya
Halaman

WE Discover

Berita Terkait

Video Pilihan

Terpopuler

Terkini