Gerindra Incar Kemenangan Mutlak Prabowo di Pemilu 2024

Gerindra Incar Kemenangan Mutlak Prabowo di Pemilu 2024 Kredit Foto: Instagram Prabowo Subianto

Ketua DPD Partai Gerindra Jawa Barat (Jabar) Brigjen (Purn) Taufik Hidayat menegaskan, kemenangan pada Pemilu 2024 jadi target utama partainya. Salah satunya, Taufik menargetkan kemenangan Pileg 2024 mendapat raihan 30 kursi di tingkat provinsi.

Hal tersebut ditegaskannya di sela hajatan Pendidikan Politik dan Rapat Konsolidasi Partai Gerindra Jabar di Ballroom El Royale Jalan Merdeka, Kota Bandung. Taufik menerangkan, target ini akan mencatatkan rekor sebagai partai politik yang menang berturut-turut di Jabar.

Baca Juga: Elite Gerindra Sebut Menteri L Kemungkinan Dicongkel Jokowi Akhir September ini

Untuk mencapai target tersebut, partai menyamakan visi misi dalam rapat koordinasi yang diikuti seluruh struktural dan DPC Partai Gerindra Jabar. Selanjutnya, bakal calon di daerah yang punya kantong suara yang bagus, akan diambil sebagai caleg di tingkat provinsi.

"Mungkin yang sudah 2-3 periode kita ambil ke provinsi. Kita harapkan dari 15 dapil, minimal masing-masing bisa mendapatkan dua kursi atau daerah yang cukup banyak bisa dapat 3 kursi. Kecuali Kota Bogor cukup 1," ujar Taufik di Bandung, Jabar pada Sabtu 11 September 2021.

Sementara, Sekretaris DPD Partai Gerindra Jabar Abdul Haris Bobihoe menambahkan, setiap bakal caleg wajib memiliki kesetiaan terhadap Partai Gerindra. Juga tetap bulat mengusung Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto sebagai Calon Presiden pada Pilpres 2024 nanti.

"Jadi kita linear antara pusat dan daerah. Legislatif dan eksekutif dipimpin oleh Gerindra," ujarnya.

Namun, dalam kondisi pandemi ini, Haris mengatakan, partai harus memperkuat basis di daerah dengan upaya pendekatan pribadi supaya makin dirasakan oleh rakyat. "Misalnya kita beri bansos (bantuan sosial)," lanjut dia.

Kemudian Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Jabar, Iip Hidayat mengimbau kader Partai Gerindra terdepan dalam menyukseskan indeks demokrasi Indonesia dan Pemilu 2024 mendatang. Tugas partai kata dia adalah melakukan pendidikan politik kepada para kader dan generasi muda.

"Gerindra harus menjaga kondusivitas Jabar dan kesuksesan pemilu. Terlebih kondisi politik di Jabar sudah nyaman, kondusif. Kita sudah teruji fokus pada penanganan pandemi Covid-19, bahu-membahu menyelesaikan itu," katanya.

Sementara, Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jabar, Rifqi Al Mubarok mengatakan, pemilu secara serentak akan digelar pada 2024. Nanti akan terjadi banyak kompleksitas. Oleh karena itu, KPU telah melakukan persiapan khusus sehingga tahapan pemilu bisa berjalan lancar.

"Lamanya pemilu itu biasanya 20 bulan, sekarang jadi 25 bulan supaya kita bisa mempersiapkan secara optimal. Termasuk juga pemilihan yang biasanya 12 bulan, menjadi 15 bulan. Tujuannya supaya tidak terjadi beban kerja tinggi," katanya.

Dalam acara yang sama, Wakil Ketua DPD Partai Gerindra Jabar Bidang Organisasi, Kaderisasi dan Keanggotaan (OKK) Bucky Wikagoe mengatakan, partai telah melihat dan membaca rangkaian tahapan pemilu 2024. Oleh karena itu, partai tidak boleh terlena dengan kemenangan yang sudah diraih sehingga segera melaksanakan pendidikan politik dan konsolidasi untuk seluruh kader partai se-Jabar.

"Kita sampaikan deskripsi tahapan pemilu. Dari paparan itu, kita mendapat gambaran untuk menyusun strategi, membuat evaluasi, serta membuat program-program kemenangan. Apalagi dalam kontestasi pemilu di Jabar, tidak pernah ada partai pemilu yang menang dua kali. Ini jadi tantangan tersendiri bagi Partai Gerindra untuk mencatatkan sejarah bisa juara lebih dari sekali," kata Bucky.

Menurut Bucky, modal penting lainnya adalah kemenangan berturut-turut Prabowo Subianto di Jabar pada pilpres sebelumnya. Maka, Jabar bisa diklaim sebagai gudang suara bagi Partai Gerindra secara nasional.

"Jabar harus jadi barometer kemenangan. Kita tidak boleh lengah. Apalagi dalam kondisi pandemi, strateginya harus tetap selalu bersama rakyat dalam kondisi apa pun. Konsep kebersamaan di segala lapisan jadi sangat penting," kata dia.

Lihat Sumber Artikel di Viva Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan Viva. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Viva.

WE Discover

Berita Terkait

Video Pilihan

Terpopuler

Terkini