Sering Menggunakan Penutup Telinga saat Tidur? Ini yang Harus Anda Perhatikan

Sering Menggunakan Penutup Telinga saat Tidur? Ini yang Harus Anda Perhatikan Kredit Foto: Republika

Kebisingan di malam hari telah menjadi salah satu penyebab utama gangguan tidur masyarakat, utamanya mereka yang tinggal di pusat kota. Untuk meredam suara bising, sebagian orang kerap menggunakan penutup telinga agar bisa tetap tidur nyenyak.

Sebuah studi yang diterbitkan di Journal of Sleep Research menemukan bahwa penutup telinga memiliki efek positif pada kualitas tidur untuk pasien di ICU. Studi lainnya juga menganjurkan penggunaan penutup telinga untuk meredam suara bising di malam hari.

Mengenakan penutup telinga tidak berdampak buruk bagi telinga, bahkan jika Anda memakainya setiap malam. Tetapi jika Anda mengalami sakit telinga setelah menggunakan penutup telinga, Anda mungkin melakukan salah satu kesalahan. Berikut yang dapat membahayakan kesehatan telinga seperti dilansir dari Livestrong, Jumat (10/9).

1. Memasukkannya terlalu dalam

Telinga yang berair bisa menjadi tanda bahwa penutup telinga bergesekan dengan bagian tulang saluran telinga Anda. Penutup telinga seharusnya dipasang di sepertiga pertama bagian telinga, jangan terlalu dalam.

"Ketika sesuatu menyentuh bagian yang lebih dalam dari saluran telinga, itu cukup menyakitkan," kata ahli saraf sekaligus asisten profesor bedah di UC San Diego Health, Elina Kari.

Baca Juga: Dahsyat! Ini Segudang Manfaat Vitamin B untuk Kesehatan Tubuh

 2. Pakai penutup telinga silikon

Dr Kari tidak menyarankan penggunaan penutup telinga berbahan silikon untuk dipakai tidur. "Jika Anda memasukkan itu terlalu banyak ke dalam saluran telinga, bisa sangat menyakitkan untuk dikeluarkan. Selain itu, ada kemungkinan putus dan terjebak di dalam,” kata dia.

Disarankan untuk memakai penutup telinga berbahan busa atau sesuatu yang lembut dan fleksibel. Menurut dr Kari, bahan busa lebih baik dari silicon karena bisa disesuaikan dengan ukuran telinga setiap orang sehingga tidak akan melukai bagian telinga.

3. Pakai penutup telinga, tapi kotoran telinga menumpuk

Saluran telinga dirancang untuk mengeluarkan kotoran telinga secara alami. Tapi jika penutup telinga menghalangi jalan, kotoran telinga malah akan semakin masuk ke dalam.

Baca Juga: Tetap Bugar di Usia Senja, Ternyata Ini Rahasia Ratu Elizabeth II

"Faktanya, penutup telinga dapat mendorong kotoran lebih jauh, mungkin menyebabkan impaksi," kata Dr Kari.

4. Menarik penutup telinga dengan cepat

Hati-hati jangan menarik penutup telinga dengan paksa dan terlalu cepat, itu bisa menyebabkan pendarahan mikro di pembuluh darah gendang telinga. Tindakan ceroboh seperti ini akan menyebabkan hematoma yang sangat kecil, atau memar yang cukup menyakitkan, dan mungkin akan membuat Anda kehilangan pendengaran untuk sementara.

“Saat melepas penutup telinga, pegang salah satu ujungnya dengan jari Anda dan angkat perlahan. Anda dapat mendengar udara masuk, dan begitu Anda merasakan pelepasan tekanan, cabut penutup telinga," kata Dr Kari.

Penutup telinga juga dapat memperburuk kondisi tertentu. Ahli tidak menyarankan pakai penutup telinga jika telinga sedang keluar nanah, telinga gatal atau radang, sedang mengalami tinnitus, atau Anda masih pemulihan operasi telinga.

Baca Juga: Stop Tidur Telanjang! Ini Risikonya

Lihat Sumber Artikel di Republika Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan Republika. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Republika.

WE Discover

Berita Terkait

Video Pilihan

Terpopuler

Terkini