PAN Gabung ke Barisan Pendukung Jokowi, Gimana Nasib PA 212? Slamet Maarif Lumayan Bijak...

PAN Gabung ke Barisan Pendukung Jokowi, Gimana Nasib PA 212? Slamet Maarif Lumayan Bijak... Kredit Foto: JPNN

Ketua Umum Persaudaraan Alumni (PA) 212 Slamet Ma'arif mengatakan pihaknya belum berbicara memberikan dukungan politik pada partai oposisi yang tersisa setelah PAN bergabung dengan koalisi pemerintah.

Setelah PAN merapat ke koalisi pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat ini tinggal dua parpol oposisi di DPR, yaitu PKS dan Partai Demokrat.

"Kami belum bicara dukung mendukung partai apa pun," kata Slamet Ma'arif sebagaimana dikutip dari JPNN.com.

Baca Juga: PAN Gabung ke Barisan Jokowi, Irma Nasdem Agak Kesal: Yang Digunakan Hanya Politik Praktis

Menurut Slamet, PA 212 akan tetap bersikap kritis terhadap kebijakan pemerintah meski partai pimpinan Zulkifli Hasan yang mereka dukungan pada Pilpres 2019 bergabung dengan koalisi Jokowi.

"Mengkritisi kebijakan pemerintah yang tidak sesuai konstitusi dan ajaran agama," tegasnya.

Slamet Ma'arif juga menyatakan pihaknya akan menyikapi bergabungnya PAN ke koalisi Jokowi mengacu hasil Ijtima Ulama ke-4 pada 5 Agustus 2019. Dia menjelaskan dalam Ijtima Ulama itu, PA 212 berkomitmen akan menjaga jarak dengan kekuasaan termasuk parpol koalisinya.

PA 212 juga mengambil ancang-ancang menjauhi PAN yang sudah menyatakan diri mendukung pemerintahan Jokowi.

"Apabila nanti resmi PAN gabung dengan masuk dalam kabinet, ya, kami juga akan jaga jarak," ungkap Slamet Ma'arif.

Baca Juga: Sekjen PBNU Pasang Badan Buat Letjen Dudung: Ini Sudut Pandang Kebangsaan dan Kenegaraan

Lihat Sumber Artikel di JPNN Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan JPNN. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab JPNN.

WE Discover

Berita Terkait

Video Pilihan

Terpopuler

Terkini