Ada Nama Ganjar dan Puan, Capres Jagoan PDIP Masih Tunggu Petunjuk yang Maha Kuasa

Ada Nama Ganjar dan Puan, Capres Jagoan PDIP Masih Tunggu Petunjuk yang Maha Kuasa Kredit Foto: Sufri Yuliardi

Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto mengatakan, partainya belum menentukan siapa calon yang akan diusung dalam Pilpres 2024 mendatang.

Menurut Hasto, calon presiden dan calon wakil presiden akan sepenuhnya menjadi domain Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri.

"Untuk menjadi presiden, wakil presiden, atau menteri sekalipun, keyakinan spritual PDIP selalu ada campur tangan Yang Di Atas (Tuhan)," ujar Hasto dalam keterangannya, Sabtu (18/9).

Baca Juga: Catat Ya! PDIP Tolak Wacana Jabatan Presiden Tiga Periode

Untik itu, Hasto meyakini, Megawati akan memilih pemimpin nasional dengan melakukan kontemplasi, mendengarkan suara rakyat, dan mempertimbangkan banyak aspek strategis.

Hasto mengingat pesan Megawati bahwa menjadi presiden itu mudah, tetapi menjadi pemimpin yang sangat sulit. Sebab, di tangannya bergantung hajat hidup 270 juta lebih rakyat Indonesia.

"Untuk menjadi presiden, banyak faktornya. Dan bagi Bu Mega hal tersebut juga dilakukan dengan kontemplasi, memohon petunjuk Tuhan Yang Maha Kuasa, Allah SWT," ungkapnya.

Baca Juga: Skenario Tukar Guling di Reshuffle Kabinet Terendus: Semua Demi PDIP Menuju Pemilu 2024

Selain itu, Hasto juga mengatakan usulan amandemen terbatas UUD 1945 hanya menekankan soal Garis Besar Haluan Negara (GBHN), bukan menambah masa jabatan presiden.

Bahkan untuk memantapkan sikap PDIP, Hasto mengungkit sumpah jabatan Joko Widodo saat dilantik menjadi presiden selama dua periode.

"PDIP sejak awal taat pada konstitusi dan Pak Jokowi sudah menegaskan berulang kali, menolak memperpanjang massa jabatan," tegasnya. 

Lihat Sumber Artikel di GenPI Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan GenPI. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab GenPI.

WE Discover

Berita Terkait

Video Pilihan

Terpopuler

Terkini