Anak Buah Prabowo Sinis Banget ke Anies: Tugu Sepatu Mirip Formula E, Gak Ada Manfaat ke Masyarakat

Anak Buah Prabowo Sinis Banget ke Anies: Tugu Sepatu Mirip Formula E, Gak Ada Manfaat ke Masyarakat Kredit Foto: Instagram Anies Baswedan

Politikus Gerindra Arief Poyuono menilai pembangunan Tugu Sepatu oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di kawasan Jalan Jenderal Sudirman tidak bermanfaat untuk masyarakat. Arief juga menduga pembangunan Tugu Sepatu sebagai bentuk kebingungan Gubernur Anies Baswedan.

"Tugu sepatu enggak ada manfaat dan tidak ada latar belakang nilai historisnya kalau dibangun di Jakarta," ucap Arief sebagaimana dikutip dari JPNN.com.

Baca Juga: Tegas Tak Kenal Ampun! Anies Pecat Tri Prasetyo Utomo, Maling Uang Rakyat Rp370 Juta

Menurut Arief, Tugu Sepatu semacam itu lebih pantas dibangun oleh Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil. "Karena di Cibaduyut memang terkenal dengan produk sepatunya hingga luar negeri," ucapnya.

Anak buah Prabowo Subianto di Partai Gerindra itu menilai pembangunan Tugu Sepatu oleh Anies Baswedan di Jakarta hanya pemborosan anggaran.

"Cuma cari-cari proyek saja untuk antek-anteknya, enggak beda dengan proyek Formula E yang juga enggak ada manfaatnya buat masyarakat," ucap Arief.

Eks waketum DPP Gerindra itu lantas membandingkan kinerja Anies dengan pendahulunya Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok yang dianggap berhasil melakukan terobosan, seperti, membangun proyek Simpang Susun Semanggi.

"Sangat bermanfaat mengurai kemacetan di depan Polda Metro Jaya, apalagi katanya dibangun bukan pakai APBD. Itu baru program bagus," ucap ketua umum FSP BUMN Bersatu itu.

Arief menduga akhir-akhir ini Anies tampak ingin menghabiskan duit APBD yang ada di bank daerah dengan membuat proyek-proyek yang tidak bermanfaat langsung bagi warga Jakarta. Selain itu, bisa jadi Anies Baswedan memang enggak tahu dan tidak memahami bagaimana membangun Jakarta dan melayani publik Jakarta dengan menggunakan APBD.

"Dia pikir masyarakat Jakarta sudah senang, kali, melihat Tugu Sepatu. Kinerja Anies menunjukkan kalau dia bukan kepala daerah yang berkelas dalam mengelola ibu kota negara," tandas Arief Poyuono.

Baca Juga: Mantan Kuasa Hukum Ahok, Ingatkan Pemerintah: Hati-Hati, Moratorium PKPU Bisa...

Lihat Sumber Artikel di JPNN Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan JPNN. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab JPNN.

WE Discover

Berita Terkait

Video Pilihan

Terpopuler

Terkini