Jokowi-PDIP Kompak Tolak, Eh... Penasihat JokPro Ngotot Bisa Lanjut

Jokowi-PDIP Kompak Tolak, Eh... Penasihat JokPro Ngotot Bisa Lanjut Kredit Foto: GenPI

Penasihat komunitas Jokowi-Prabowo (JokPro) 2024 Muhammad Qodari menanggapi PDIP yang enggan mengusulkan perpanjangan masa jabatan presiden. Menurut dia, kondisi tersebut tidak akan memengaruhi langkah dari komunitas JokPro 2024.

"Tidak apa-apa karena wilayah saya dan teman-teman JokPro 2024, kan di masyarakat," ucap M Qodari dilansir GenPI.co, Senin (20/9).

Baca Juga: Balas Politikus PDIP, Demokrat Bandingkan SBY-Jokowi: Cuma Bisa Turunkan Baliho Habib Rizieq?

M. Qodari menjelaskan tugas utama komunitas ini ialah menyampaikan pandangan kepada masyarakat. Oleh karena itu, dia menilai keberadaan JokPro akan tetap mendapat dukungan untuk mengusung pasangan Jokowi dan Prabowo pada 2024.

"Jadi, kami menyampaikan gagasan ini kepada masyarakat. Kami percaya tidak sendirian bahwa alam pikiran ini ada di kepala masyarakat Indonesia," jelasnya.

Sementara itu, M Qodari menganggap keadaan tersebut bisa tetap terjadi melalui amendmen UUD 1945. Pengubahan masa jabatan presiden melalui amendem itu, kata dia, bisa dilakukan dan tidak melanggar konstitusi.

"Kami menyampaikan jalannya itu ada, yaitu dengan amendemen 1945. Jadi, tugas kami menyampaikan gagasan ini seluas-luasnya kepada masyarakat," imbuhnya.

Sebelumnya, Presiden Jokowi menegaskan tidak akan kembali mencalonkan diri pada Pemilihan Umum (Pemilu) 2024.

Lihat Sumber Artikel di GenPI Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan GenPI. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab GenPI.

WE Discover

Berita Terkait

Video Pilihan

Terpopuler

Terkini