Ribuan Orang Datang ke UNWIKU Purwokerto Disuntik Vaksin

Ribuan Orang Datang ke UNWIKU Purwokerto Disuntik Vaksin Kredit Foto: Kuat Priyono

TNI-Polri menjadikan Universitas Wijayakusuma (UNWIKU) Purwokerto sebagai salah satu titik vaksinasi Covid-19. Vaksinasi berlangsung pada Rabu (22/9/2021). TNI-Polri menggandeng BEM UNWIKU, organisasi mahasiswa GMNI, dan organisasi kepemudaan PGK Jawa Tengah. Ribuan mahasiswa dan masyarakat sekitar kampus disuntik Vaksin.

Ketua PGK Jawa Tengah Kuat Priyono selaku Ketua Panitia vaksinasi mengatakan, ribuan mahasiswa dan masyarakat datang berbondong-bondong untuk disuntik vaksin.

Baca Juga: Syarat Cakupan Vaksinasi Belum Terpenuhi, Wilayah Aglomerasi Jabodetabek Belum Bisa Turun ke Level 2

"Panitia sudah bekerja keras demi kesuksesan program vaksinasi di UNWIKU. Vaksinasi akan berlangsung selama 2 hari, mulai 22 sampai 23 September 2021. Vaksinasi merdeka juga rencananya akan dihadiri oleh Kapolda Jawa Tengah pada hari kedua untuk meninjau langsung pelaksanaan vaksinasi, yaitu pada hari Kamis tanggal 23 September 2021," katanya dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta (22/9).

Untuk diketahui, penanggung jawab vaksinasi Covid-19 yang digalakkan pemerintah ini adalah TNI-Polri. Hadir pada vaksinasi ini adalah Rektor UNWIKU Kaboel Suwardi dan Kapolresta Banyumas Kombes Pol. M. Firman L. Hakim.

Rektor UNWIKU Kaboel Suwardi menyampaikan ucapan terima kasih kepada TNI-Polri karena menjadikan UNWIKU sebagai salah satu titik vaksinasi Covid-19. "Program ini sangatlah positif guna menyosialisasikan vaksinasi dan juga mempercepat kita semua untuk keluar dari pandemi Covid-19, yang sudah berlangsung kurang lebih 2 tahun," ujar Kaboel.

Menurut Kaboel, vaksinasi yang digalakkan ini merupakan ikhtiar pemerintah untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Terlebih, pemerintah menargetkan 2 juta dosis vaksin per hari.

"Kita dalam kondisi prihatin di masa pandemi seperti ini. Vaksinasi adalah salah satu program ikhtiar dari pemerintah yang wajib kita sukseskan, untuk bisa bersama-sama keluar dari masa sulit ini," katanya.

Dia berharap, vaksinasi serentak yang berlangsung di 96 titik kampus dan pondok pesantren seluruh Indonesia saat ini berjalan tanpa kendala. "Adanya vaksinasi serentak ini akan memberikan dampak positif terhadap peningkatan sektor ekonomi, dan juga kembalinya aktivitas normal bisa segera kembali pulih," harap Rektor Kaboel.

Lebih lanjut, Rektor Kaboel berharap vaksinasi yang terus dilakukan pemerintah, selain membantu dan mempermudah dalam proses pembelajaran tatap muka, juga menjadi semangat bersama masyarakat untuk menciptakan herd imunity sehingga pandemi ini segera berakhir.

Dalam kesempatan ini, Kapolresta Banyumas Kombes Pol. M. Firman L. Hakim menyerahkan bantuan sembako secara simbolis kepada Rektor Kaboel. Sembako ini akan diberikan kepada masyarakat yang ikut vaksinasi.

Kombes Firman mengatakan, pihaknya siap dipanggil untuk membantu masyarakat. Polri, kata dia, juga siap berada di garda terdepan demi tugas kemanusiaan yang dibutuhkan masyarakat.

"Kami selaku Polri akan selalu siap untuk menjadi garda terdepan dalam segala situasi yang dirasakan oleh masyarakat. Maka dari itu, kami juga hadir untuk membantu pemerintah dalam sosialisasi dan juga pelaksanaan vaksinasi kepada masyarakat pada khususnya masyarakat Kabupaten Banyumas," katanya.

Kombes Firman juga mengajak semua elemen masyarakat saling mengingatkan satu sama lain untuk menerapkan protokol kesehatan.

"Mari kita bersama bergandeng tangan dan brgotong royong untuk segera bisa keluar dari masa sulit ini dengan aktif sosialisasi menjaga 5 M dan juga mempromosikan suksesnya vaksinasi yang disediakan oleh pemerintah," pinta dia.

WE Discover

Berita Terkait

Video Pilihan

Terpopuler

Terkini