Bantuan Kemanusiaan Afghanistan Tersendat Gegara Taliban Blokir Jalan Truk Pakistan

Bantuan Kemanusiaan Afghanistan Tersendat Gegara Taliban Blokir Jalan Truk Pakistan Kredit Foto: AP Photo/Felipe Dana

Pakistan mengirimkan bantuan untuk Afghanistan dengan menggunakan truk. Hanya saja, beberapa milisi Taliban justru mengadang dan merobek bendera Pakistan di kendaraan itu.

Truk bantuan itu diketahui tiba di Afghanistan melalui perbatasan Torkham yang membawa barang-barang makanan yang diperlukan. Pakistan menyumbangkan makanan yang dimuat di 17 truk kontainer pada akhir pekan lalu. Kiriman ini atas dasar kemanusiaan kepada pemerintah Taliban yang baru dibentuk di Afghanistan.

Baca Juga: Menlu Taliban Jamu Utusan Khusus China, Rusia, dan Pakistan

Ketua Forum Kerja Sama Pak-Afghanistan Habibullah Khan mengatakan bahwa niat baik dari Pakistan dilakukan pada saat rakyat Afghanistan yang dilanda perang dan miskin sangat membutuhkan bantuan tersebut.

Dari video yang beredar di media sosial, tampak beberapa milisi Taliban bersenjata mendekati truk tersebut. Mereka kemudian dengan paksa melepas dan mematahkan bendera Pakistan yang menempel di sisi sebelah kanan bagian depan truk.

Dalam video yang memperlihatkan warga biasa dan pejuang Taliban, orang-orang terdengar mengatakan untuk merobek bendera tersebut. Sorak-soraiĀ  terdengar saat bendera dicopot sementara seorang milisi Taliban mengatakan itu harus dibakar.

Menanggapi video tersebut, juru bicara Taliban Zabihullah Mujahid mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa seluruh kabinet Emirat Islam sedih dengan insiden tersebut. "Tentu saja, insiden ini pasti telah melukai perasaan negara tetangga kami yang kami minta maaf," kata Mujahid.

Mujahid mengatakan, kelompok itu menginginkan hubungan baik dengan Pakistan. Dia menyatakan bahwa pejabat yang terlibat dalam insiden itu ditangkap dan senjata mereka telah disita. Menurutnya, mereka akan diproses sesuai hukum yang berlaku.

Lihat Sumber Artikel di Republika Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan Republika. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Republika.

WE Discover

Berita Terkait

Video Pilihan

Terpopuler

Terkini