Politikus Partai Gerindra Sentil Giring Ganesha, Isinya Menohok: Kesurupan!

Politikus Partai Gerindra Sentil Giring Ganesha, Isinya Menohok: Kesurupan! Kredit Foto: GenPI

Politikus Partai Gerindra Syarif blak-blakan sentil Plt Ketum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Giring Ganesha yang menuduh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan pembohong.

Selain itu, Giring Ganesha juga meminta masyarakat Indonesia tak memilih Gubernur DKI Jakarta itu dalam pemilihan presiden atau Pilpres 2024.

Merespons pernyataan itu, Anggota DPRD DKI Jakarta itu membeberkan bahwa ucapan Giring Ganesha sebagai tudingan yang lucu dan berhalusinasi.

Baca Juga: Heboh Anies Disebut Pembohong, PSI Pasang Badan buat Giring: Bukan Kebencian, Fakta Nyata!

"Dia bilang jangan pilih Anies dalam Pilpres, ini halusinasi kan," jelas Syarif dalam keterangannya, Jumat (24/9).

Sebab, menurut Syarif, Anies Baswedan belum menyatakan diri bakal maju dalam Pilpres 2024.

Bahkan, belum ada partai politik yang mendeklarasikan diri mengusung Anies Baswedan pada Pilpres 2024.

"Pak Anies belum nyapres sudah disuruh jangan milih, kan lucu. Pertanyaannya siapa bilang Anies mau nyapres," tegas Syarif.

"Kecuali ada partai mendeklarasikan Anies, kan belum ada. Emang dipikir gampang apa nyapres," sambungnya.

Oleh sebab itu, Syarif lalu menyarankan Giring Ganesha untuk kembali bermain musik dibandingkan terjun ke dunia politik.

Pasalnya, pernyataan yang dibuatnya itu tak memiliki dasar yang kuat dan terkesan asal ngomong.

"Benci ya benci, tapi nggak begitu amat membangun opini yang menurut saya tidak ada pijakannya," jelas Syarif.

"Mengajak orang tidak memilih Pak Anies, sementara Pak Aniesnya belum nyalon capres, kan lucu," lanjutnya.

Tak hanya itu, Syarif juga menilai Giring Ganesha telah menyebarkan kebencian dengan menyebut Anies Baswedan pembohong.

Selanjutnya
Halaman

Lihat Sumber Artikel di GenPI Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan GenPI. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab GenPI.

WE Discover

Berita Terkait

Video Pilihan

Terpopuler

Terkini