Sedih! Dokter Ini Sampaikan Curahan Hati Selama Bertugas Menangani Pasien di Masa Pandemi

Sedih! Dokter Ini Sampaikan Curahan Hati Selama Bertugas Menangani Pasien di Masa Pandemi Kredit Foto: Foto: Reuters.

Sebagai masyarakat, situasi pandemi Covid-19 benar-benar berdampak besar. Kehilangan pekerjaan, penurunan penghasilan, dan harus tetap sehat agar terhindar dari Covid-19. Mungkin kisah atau pengalaman lain bisa dilihat dari perjuangan tenaga kesehatan yang benar-benar harus berhadapan langsung menangani orang-orang yang terjangkit Covid-19.

Mereka (tenaga kesehatan) selain terdamapk masalah fisik (kelelahan, terpapar, dll) juga sisi lain berupa mental dan psikologis juga terdampak. Baru-baru ini dokter di Amerika Serikat menyampaikan apa yang dia dan tenaga kesehatan alami selama berjuang di masa pandemi.

Baca Juga: Duh… Varian Covid-19 Semakin Mudah Menyebar, Lebih Airborne?

Melansir laman adn.com yang bersumber dari The Washington Post (26/9/21), Matthew Trunsky seorang dokter ahli paru dan direktur unit perawatan paliatif di rumah sakit Beaumont Health di Michigan tenggara membagikan kisahnya tentang pasien Covid-19 yang banyak menuntut bahkan mengancam dirinya dan tenaga kesehatan lain.

Masih memakai scrub hitamnya, dia (Trunsky) mulai curhat. Dia menulis tentang seorang pasien yang sakit kritis yang membantah diagnosis Covid-19-nya.

Yang lain mengancam akan menelepon pengacaranya jika dia tidak diberi ivermectin, obat antiparasit yang tidak disetujui untuk mengobati covid.

Yang ketiga, tulis Trunsky, memberi tahu dokter bahwa mereka lebih baik mati daripada mengambil salah satu vaksin.

Baca Juga: Waspada! Diabetes Punya Keterkaitan dengan Masalah Kesehatan Tulang

Bahkan dia juga bercerita tentang dirinya ditolak oleh pasien dan meminta dokter lainnya karena tidak dipercayai.

Postingan Trunsky yang merinci interaksinya dengan delapan pasien covid dan kerabat mereka menyoroti perlawanan dan perlakuan buruk yang dihadapi beberapa petugas kesehatan di seluruh AS saat merawat pasien yang menunda atau menolak untuk divaksinasi. Trunsky memperkirakan sembilan dari setiap 10 pasien covid yang dirawatnya tidak divaksinasi.

Dalam postingannya Trunsky juga menyebutkan tentang dampak fisik dan emosional yang ditimbulkan pandemi pada petugas kesehatan, yang telah berada di garis depan selama lebih dari satu setengah tahun.

Baca Juga: Akibat Pandemi, dalam 3 Bulan Terakhir Hampir 200.000 Anak Dirujuk ke Layanan Kesehatan Mental

Jajak pendapat Washington Post-Kaiser Family Foundation menyebut bahwa 3 dari 10 tenaga kesehatan telah mempertimbangkan untuk meninggalkan profesinya dan sekitar 6 dari 10 mengatakan stres akibat pandemi telah membahayakan kesehatan mental mereka.

WE Discover

Berita Terkait

Video Pilihan

Terpopuler

Terkini