MNC Group Dorong Inklusi Keuangan dengan Memanfaatkan Jaringan Pos Indonesia

MNC Group Dorong Inklusi Keuangan dengan Memanfaatkan Jaringan Pos Indonesia Kredit Foto: Ist

Direktur Utama Motion Pay Jesicca Tanosoedibjo memandang keberadaan Motion Bank dan Motion Pay yang tergabung dalam MNC Group dengan fokus jasa keuangan digital mengatakan masih membutuhkan transaksi interaksi dengan memanfaatkan jaringan Pos Indonesia yang tersebar di Indonesia.

“Untuk menjadikan kebiasaan menuju ransformasi digital kita harus menempatkan diri kenapa masyarakat dengan memberikan layanan sesuai kebutuhan masyarakat kita,” katanya usai penandatanganan kerja sama kemitraan dengan Pos Indonesia, Rabu (29/9/2021).

Baca Juga: Perluas Ekspansi Bisnis, Pos Indonesia dan MNC Grup Jalin Kerja Sama Kemitraan

Upaya pendekatan yang dilakukan di antaranya dengan memberikan kemudahan layanan untuk setiap lapisan masyarakat hingga di plosok. Dengan begitu aktivitas setor dan tarikan tunai dapat menjadi kebiasaan transaksi secara digital sehingga terjadi transformasi menjadi cashless.

“Dengan kerja sama ini dapat meningkatkan inklusi keuangan di Indonesia,” katanya.

Jesicca menambahkan bisnis e-money seperti yang terdapat dalam Motion Pay dapat dioperasikan dengan menggunakan uang elektronik agar dapat menjadi layanan cash in. di sisi lain, bila masyarakat pedesaan yang mendapatkan kiriman uang dari kerabat yang berasa dari kota, melalui Motion Pay masyarakat dapat melakukan cash out atau penarikan tunai di kantor Pos Indonesia terdekat.

“Kita juga sinergi antara Motion Bank dan Motion Pay, kalau Motion Pay itu aplikasi uang elektronik tentu karena penggunaannya tidak serumit banking kita bisa menjadi jembatan untuk orang-orang yang belum terbiasa jasa keuangan mereka akan merasakan finance digital dan menjadi bank population kita,” jelasnya.

Direktur Utama Pos Indonesia Faizal Rochmad Djoemadi, mengungkapkan bentuk kerja sama yang akan terjalin dengan MNC Group di antaranya kerja sama bank fronting, cash in dan cash out, dan e-commerce.

Kerja sama tersebut nantinya akan ditindaklanjuti Pos Indoensia dengan menyiapkan servis kurir dan manajemen rantai suplai agar e-commerce dapat dengan fokus merekrut pengguna.

Faizal menambahkan dari jumlah populasi orang dewasa di Indonesia saat ini setidaknya sebanyak 60 persen di antaranya sudah memiliki akun perbankan. Sedangkan 40 persen sisanya masih belum.

Di sisi lain, peredaran uang tunai masih besar, terutama transaksi yang dilakukan oleh pedagang kaki lima, pedagang keliling hingga masyarakat pedesaan. Sedangkan saat ini baru sekitar 80 juta pengguna smart phone yang ada di Indonesia, dengan sisanya masih menggunakan telepon genggam non smart phone.

“Tiga hal tersebut yang membuat oportuniti peluang  motion pay, inklusi masih besar di masyarakat dan itulah yang kita bantu dengan kita punya 4.800 titik itu baru kantor pos dan kita punya agen pos 78.000 seperti BRILink dengan target tahun ini bisa sampai 200 ribu,” pungkasnya.

Investasi terbaik ialah investasi leher ke atas. Yuk, tingkatkan kemampuan dan keterampilan diri Anda dengan mengikuti kelas-kelas di WE Academy. Daftar di sini.

WE Discover

Berita Terkait

Video Pilihan

Terpopuler

Terkini