Wah... Ternyata Ini Efek Baik-Buruk dari Konsumsi Saus Pedas

Wah... Ternyata Ini Efek Baik-Buruk dari Konsumsi Saus Pedas Kredit Foto: Republika

Tidak semua orang menyukai saus pedas. Namun, mereka yang menyukainya sangat menghargai berbagai level dan rasa dari bumbu pedas.

Capsaicin, bahan aktif dalam cabai pedas, itulah yang membuat cabai terasa panas. Jika saus pedas ada dalam menu harian, tubuh akan mengalami beberapa perubahan. Seseorang yang memiliki perut sensitif, hidup dengan IBS, atau sering mengalami heartburn, makan saus pedas setiap hari akan memperburuk kondisi medis ini dengan memproduksi lebih banyak asam dan meningkatkan peradangan.

Baca Juga: Mengapa Mengatur Waktu Makan Penting Bagi Penderita Diabetes?

Ahli gastroenterologi Christopher N Andrews mengatakan, makan terlalu banyak saus pedas, bahkan dapat menyebabkan reaksi merugikan yang menakutkan. Dia mengatakan, capsaicin menyebabkan peradangan pada ujung saraf yang bersentuhan dengannya, terutama pada dosis tinggi.

“Ujung saraf ini dapat mengeluarkan bahan kimia dan zat yang dapat memberikan reaksi yang sangat mirip dengan reaksi anafilaksis pada individu yang rentan,” kata Andrews dilansir Health Digest, Jumat (1/10).

Perlu juga dicatat bahwa saus pedas mengandung sodium tinggi. Ahli diet terdaftar dan pemilik Walsh Nutrition Consulting, Maryanne Walsh berbagi bahwa terlalu banyak asupan natrium harian dapat menjadi masalah bagi individu dengan tekanan darah tinggi, atau yang secara teratur mengalami refluks asam.

Baca Juga: Studi Mengungkapkan Obat Ini Mampu Mengurangi Risiko Kematian Akibat Covid-19

Meskipun makan terlalu banyak saus pedas setiap hari dapat membakar bibir dan mengiritasi perut, ada manfaat kesehatan untuk mengonsumsi capsaicin dosis harian. Healthline melaporkan bahwa ada banyak penelitian pada hewan yang menunjukkan bahwa konsumsi capsaicin setiap hari dapat mengurangi tekanan darah. Makan paprika pedas juga dapat menurunkan risiko penyakit jantung, seperti capsaicin dapat menurunkan LDL (kolesterol jahat) dan meningkatkan HDL (kolesterol baik).

Healthline juga melaporkan, makan saus pedas setiap hari dapat mengurangi rasa lapar dan meningkatkan metabolisme. Sebuah studi dalam British Journal of Nutrition menemukan bahwa mereka yang makan capsaicin dengan makanan pembuka, maka mereka makan lebih sedikit dan camilan di kemudian hari.

Menurut sebuah studi dari jurnal Appetite, makan saus pedas setiap hari dapat membakar hingga 50 kalori tambahan per hari, yang dapat menyebabkan penurunan berat badan signifikan dari waktu ke waktu. Studi yang sama menemukan bahwa kebiasaan konsumsi saus pedas dapat mengurangi lemak perut.

Baca Juga: Bukan Hanya Covid-19, Flu Juga Bisa Picu Kondisi Long Flu

Intinya, makan saus pedas setiap hari, dan dalam jumlah sedang, dapat mendukung kesehatan jantung dan membantu penurunan berat badan. Namun, jika memiliki perut sensitif, Anda mungkin perlu membatasi asupannya.

Lihat Sumber Artikel di Republika Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan Republika. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Republika.

WE Discover

Berita Terkait

Video Pilihan

Terpopuler

Terkini