Pak Moeldoko Bisa jadi Ketua Umum Partai, Ada Tawaran Hibah...

Pak Moeldoko Bisa jadi Ketua Umum Partai, Ada Tawaran Hibah... Kredit Foto: Instagram/Moeldoko

Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko mendapat hibah tawaran menjadi Ketua Umum Partai Priboemi. Hal itu disampaikan Sekjen Partai Priboemi Heikal Safar.

"Saya ingin menghibahkan Partai Priboemi kepada Moeldoko dan seluruh pendukungnya," ujar Heikal dalam keterangannya, Senin (4/10).

Baca Juga: Pendiri Demokrat Bandingkan Proyek Besar SBY dan Jokowi, Ternyata Zaman Ayah Mas AHY Merugikan...

Heikal mengatakan, dengan Moeldoko mejadi Ketum Partai Priboemi dapat meredam konflik politik mantan dengan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) terkait Partai Demokrat.

Menurutnya, niatannya menghibahkan Partai Priboemi kepada Moeldoko didasari dengan niat yang tulus dan ikhlas serta rasa empati yang sangat mendalam terhadap kedua tokoh nasional dam mantan petinggi di tubuh TNI.

Heikal menambahkan, jika kedua tokoh nasional mantan petinggi TNI tersebut masih saja berkonflik politik, maka akan berdampak musnahnya keteladanan berdemokrasi dalam berpolitik di mata publik.

"Sehingga moral saya terpanggil untuk mengambil langkah cepat dan konkrit ingin menghibahkan Partai Priboemi kepada Moeldoko beserta seluruh pendukungnya," bebernya.

Lebih lanjut, Heikal mengatakan perlu diketahui bahwa Partai Priboemi dideklarasikan oleh mantan Panglima TNI Jenderal TNI (Purn) Djoko Santoso.

Selain itu Partai Priboemi adalah partai nasionalis yang berdasarkan Pancasila dan UUD 1945, telah tersebar di seluruh Indonesia dengan memiliki visi ke depan memperjuangkan masyarakat pribumi agar dapat menjadi tuan rumah di negeri sendiri,

"Sehingga sesuai dengan program kerja kabinet pemerintahan Presiden Joko Widodo bersama Wakil Presiden KH Maruf Amin yakni agar menjadi tuan rumah di negeri sendiri," ujarnya.

Selanjutnya
Halaman

Lihat Sumber Artikel di GenPI Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan GenPI. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab GenPI.

WE Discover

Berita Terkait

Video Pilihan

Terpopuler

Terkini