Didera Pandemi, KSP Indosurya Terus Jalankan Putusan Homologasi

Didera Pandemi, KSP Indosurya Terus Jalankan Putusan Homologasi Kredit Foto: Ist

Ditengah situasi pandemi covid-19 yang meluluh-lantakkan perekonomian, Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Indosuryatetap berupaya menjalankan putusan Pengadilan Niaga terkait homologasi untuk membayar cicilan kepada dana anggota yang berjumlah mencapai kurang lebih 5.000 anggota. Hingga Oktober 2021, Pengurus KSP Indosurya menegaskan, pembayaran masih dilakukan dengan baik sebagai bukti komitmen melaksanakan perintah hakim tersebut.

“Proses pembayaran cicilan masih berlangsung. Semua sudah dibayar sesuai homologasi (jumlah anggota yang dibayarkan). Ada 5.000 anggota semua,” kata Pengurus KSP Indosurya, Sonia yang didampingi Charly Crena Darussallam dan Mila Pertiwi Soeminto dalam keterangan resmi, Rabu (6/10/2021).

Baca Juga: Wapres: Koperasi Harus Transformasi Digital Hadapi Perubahan

Sonia dan pengurus lainnya mengaku, pihaknya mengalami banyak hambatan untuk membayar kewajiban cicilan kepada anggota. Masih berkecamuknya pandemi, membawa kesulitan lebih lagi terhadap upaya itu. Akan tetapi,  pengurus tetap berusaha dengan keras untuk melakukan pembayaran cicilan dana anggota tersebut.

“Suka duka karena kondisi pandemi ekonomi secara general sedang turun kan, jadi tugas berat bagi pengurus untuk memenuhi pembayaran cicilan,” ujarnya.

Untungnya, kata Sonia, anggota bisa memahami dan memaklumi apabila pengurus mengalami kendala dalam proses pembayaran cicilan dana tersebut. Rata-rata, para anggota responnya menerima atas upaya yang dilakukan Pengurus KSP Indosurya. “Sikap anggota menerima secara umum,” jelas dia.

Anggota KSP Indosurya. Naura warga Jakarta Barat mengamini ini. Dia mengatakan, bahwa proses pembayaran cicilan yang dilakukan Pengurus KSP berjalan dengan lancar. Memang, kata dia, pernah ada kendala sesekali dalam proses pembayaran tapi selanjutnya kembali lancar. 

“Lancar-lancar aja sih. Telatnya cuma berapa kali, tapi abis itu sisanya lancar sampai sekarang. Saya apresiasi, sangat kooperatif. Buktinya, saya lancar-lancar saja sudah jalan satu tahunan,” katanya.

Naura mengaku ikut menyimpan dananya di KSP Indosurya mulai Rp100 juta hingga maksimal Rp250 juta. Kini, ia tinggal beberapa bulan lagi akan lunas jika tidak ada hambatan pembayaran cicilan dari Pengurus KSP Indosurya. “Saya sisa 12 bulan lagi (lunas). Uangnya saya pakai untuk biaya kuliah,” ucapnya.

Baca Juga: Koperasi Hadapi Sejumlah Tantangan, Kemenkop-UKM Sebut Perlu Merger Bisnis

Sementara anggota KSP Indosurya lainnya, Wati yang tinggal di Jakarta Utara mengatakan upaya Pengurus KSP Indosurya yang komitmen membayar cicilan dana anggota ditengah pandemi begini patut diapresiasi. Meskipun, sempat ada keterlambatan tapi dimaklumi.

“Kalau saya lihat dia ada niatan baik, karena selama ini lancar-lancar saja walau telat sedikit tapi dibayar. Telat-telat berapa hari ya wajar lah, yang penting bisa lancar aja cicilannya,” kata Wati.

Dengan demikian, Wati tidak ragu tetap bergabung lagi di KSP Indosurya. Dia berharap pembayaran cicilan dilakukan lancar sampai lunas tanpa hambatan. Dana yang dicicil pengurus, digunakannya untuk pembayaran kuliah anaknya.

“Selama kalau ini lancar saya rasa tidak masalah ya. Kalau saya lihat selama ini lancar-lancar saja, buat saya ok-ok saja (ikut lagi dengan KSP Indosurya nanti). Itu sebenarnya (uang) buat kuliah. Jadi sangat membantu saya cicilannya buat bayar semesteran. Itu dikumpulin memang buat kuliah,” katanya.

Selanjutnya
Halaman

WE Discover

Berita Terkait

Video Pilihan

Terpopuler

Terkini