Stop Langsung Tidur Setelah Makan Malam, Lakukan 2 Olahraga Ini untuk Lebih Sehat

Stop Langsung Tidur Setelah Makan Malam, Lakukan 2 Olahraga Ini untuk Lebih Sehat Kredit Foto: Unsplash/Whitney Wright

Kalori pada dasarnya merupakan satuan energi yang diberikan makanan pada setiap harinya. Sebagian besar orang menargetkan asupan 2.000 kalori per hari. 

Namun, jika Kamu tengah menjalani program diet, maka tak baik membiarkan kalori berlama-lama di dalam tubuh pada malam hari apalagi setelah acara makan malam. Lantas, bagaimana cara membakar kalori setelah makan malam?

Baca Juga: Waduh, Apakah Penderita Diabetes Boleh Minum Susu? Ternyata Oh Ternyata...

Melakukan aktivitas fisik atau berolahraga setelah makan, dapat membantu mengurangi dampak buruk asupan kalori berlebih. Namun, aktivitas fisik tak bisa dilakukan begitu saja setelah makan malam. Kamu perlu memberikan jeda antara waktu makan dengan waktu berolahraga. Dengan cara, biarkan tubuh terlebih dahulu mencerna makanan dengan sempurna.

Dilansir dari laman Healthline, biasanya dibutuhkan waktu 2-4 jam untuk makanan benar-benar dicerna dan berpindah dari lambung ke ke usus kecil. Namun, bagi kebanyakan orang, menunggu 1-2 jam sesudah makan untuk bisa berolahraga sehabis makan.

Waktu tunggu itu dibutuhkan untuk menghindari sakit perut, saat intensitas olahraga meningkat.

Selain itu, penting juga untuk memilih jenis olahraga yang tepat, saat berolahraga di malam hari. Sebab, aktivitas fisik yang berat dapat merangsang sistem saraf dan meningkatkan detak jantung, sehingga membuat kamu menjadi sulit tertidur.

Oleh karena itu, kamu disarankan menyelesaikan aktivitas fisik seperti olahraga, setidaknya satu jam sebelum tidur. 

Baca Juga: Harap Tenang, Meski Efektivitas Menurun Setelah 6 Bulan, Vaksin Pfizer Masih...

Jika memungkinkan, akan lebih baik jika kamu memberi jeda selama 90 menit. Sebab, dengan durasi ini, tubuh bisa memproses perasaan rileks yang dibutuhkan saat tidur sehabis berolahraga.

Berikut dua olahraga yang direkomendasikan, untuk kamu yang mau bakar kalori di malam hari.   

Yoga

Setelah makan, olahraga yang terlalu intens bisa memicu efek samping seperti sakit perut. Sebagai gantinya, kamu bisa melakukan yoga yang dapat membuat perut bergerak.

Seperti diketahui, satu sesi yoga dapat membakar sekitar 180-460 kalori. Namun, jumlah kalori tergantung pada beberapa faktor. Salah satunyam pose-pose yoga yang dilakukan.

Baca Juga: Ngeri! Ini Efek Konsumsi Makanan Cepat Saji, Bisa Memicu Diabetes?

Dilansir dari lama Prevention, ada beberapa pose yoga yang membantu membakar kalori di malam hari, antara lain plank chair, chaturanga dandasana, wheel, high lunge, sun salutations, dan dolphin. 

Jalan Kaki

Berjalan kaki setelah makan dapat menjadi salah satu cara yang bisa pilih setelah acara makan malam dengan teman kantor. Beberapa ahli juga percaya bahwa berjalan setelah makan malam juga dapat membantu menurunkan berat badan.

Berjalan sejauh 1,5 kilometer dari tempat makan ke stasiun atau halte bus, bisa membantu membakar sekitar 100 kalori. Jumlah kalori ini akan meningkat jika kamu berjalan lebih cepat dan dalam durasi yang lebih lama.

Baca Juga: Temuan Baru Menyebut Covid-19 Bisa Sebabkan Hiperglikemia, Picu Diabetes?

Dilansir dari lama Times of India, untuk memaksimalkan potensi pembakaran lemak, kamu bisa berjalan kaki dengan kecepatan 3-4 mph dari tempat makan menuju ke tempat pemberhentian transportasi umum.

Oleh karena itu, mulailah berjalan kaki selama 10 menit setelah makan malam. Lalu, tingkatkan durasi berjalan kaki hingga 30 menit per hari.

Lihat Sumber Artikel di Akurat Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan Akurat. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Akurat.

WE Discover

Berita Terkait

Video Pilihan

Terpopuler

Terkini