Respons Berbagai Nama Digadang-gadang Capres 2024, Partai Demokrat Siap Usung Pangeran Cikeas?

Respons Berbagai Nama Digadang-gadang Capres 2024, Partai Demokrat Siap Usung Pangeran Cikeas? Kredit Foto: Partai Demokrat

Kepala Badan Komunikasi Strategis DPP Partai Demokrat Herzaky Mahendra Putra turut menanggapi berbagai nama yang digadang-gadang sebagai Capres 2024 akhir-akhir ini. Bagi Partai Demokrat, ujarnya, membicarakan Pilpres 2024 saat ini kurang pas. Pasalnya meski pandemi sudah melandai, tapi krisis ekonomi masih belum berlalu.

"Kita tidak boleh lengah melihat tren kasus positif dan meninggal akibat pandemi covid-19. Dan, kita pun tidak boleh abai, masih ada permasalahan serius di bidang ekonomi di negeri ini. Kemiskinan meningkat, pengangguran meluas, sejak 2020," ujarnya melalui keterangan tertulisnya kepada Warta Ekonomi, Minggu (10/10/2021).

Ia memandang rakyat sepertinya sudah tidak sabar ingin ada perubahan. Karenanya, wajar bermunculan aspirasi di sana-sini, membicarakan berbagai nama putra-putri terbaik bangsa, yang digadang-gadang sebagai Capres untuk Pilpres 2024.

Baca Juga: Presiden RI Dipuji Dunia Internasional, Demokrat Sanjung Nama Jokowi Seharum SBY

"Banyak nama yang bermunculan, termasuk nama Ketum Partai Demokrat, Mas AHY sebagai satu-satunya tokoh nasional non-pejabat publik yang bertengger di papan atas calon presiden di survei SMRC dan berbagai survei lainnya dalam setahun terakhir ini, lalu ada nama-nama pejabat publik baik menteri maupun gubernur, tentu patut diapresiasi positif karena menunjukkan bangsa ini tidak kekurangan stok pemimpin nasional," jelasnya.

Namun, lanjutnya, yang lebih penting bagi Demokrat adalah ruang kontestasi yang terbuka untuk putra-putri terbaik bangsa. Bukan malah mempersempit ruang kontestasi dan memaksakan rakyat dihadapkan kembali pada dua calon saja. Seakan-akan bangsa ini kekurangan calon pemimpin nasional.

"Polarisasi yang mengental akibat hanya dua calon di 2014 dan 2019, masih menyisakan luka mendalam di tengah-tengah masyarakat kita. Mungkin elit dengan mudahnya berdamai, bersalaman, dan tertawa bersama, tapi di akar rumput luka akibat polarisasi ini terlanjut tertoreh. Pengalaman pahit dua Pilpres terakhir ini tentu jangan sampai kita ulang kembali di Pilpres 2024," bebernya.

"Biarkanlah setiap putra-putri terbaik bangsa saat ini menunjukkan kinerja dan pengabdiannya untuk rakyat. Baik melalui jabatannya sebagai pejabat publik, maupun yang mengabdi melalui jalur pimpinan Partai Politik seperti Ketum AHY. Rakyat yang akan menilai, mana yang sungguh-sungguh bekerja untuk rakyat, dan mana yang mengejar efek elektabilitas serta kepentingan kelompoknya saja," tukasnya.

WE Discover

Berita Terkait

Video Pilihan

Terpopuler

Terkini