Masih Memiliki Risiko, Lansia yang Belum Vaksinasi Harus Disegerakan

Masih Memiliki Risiko, Lansia yang Belum Vaksinasi Harus Disegerakan Kredit Foto: Unsplash/Eduardo Barrios

Artinya, lansia adalah salah satu fokus utama vaksinasi. Dan sampai hari ini, ia menegaskan bahwa kelompok lansia tetap menjadi prioritas pemerintah untuk mendapatkan vaksinasi COVID-19 ini.

Baca Juga: Penting! Penderita Diabetes Merasakan Sakit di Seluruh Badan? Mungkin Ini Penyebabnya

“Untuk mendorong percepatan vaksinasi lansia, salah satu strategi pemerintah untuk itu adalah mengaitkan capaian lansia dengan status PPKM suatu daerah,” ujar Nadia. 

Diungkapkannya bahwa tantangan vaksinasi lansia di antaranya adalah mobilitas, karena keterbatasan fisik dan biaya transportasi. Untuk itu, kata Nadia, harus diupayakan adanya kemudahan akses layanan vaksinasi bagi mereka.

Kendala lainnya adalah mengenai informasi yang keliru tentang vaksinasi. Dalam hal ini, diharapkan peran serta berbagai pihak termasuk para tokoh agama dan masyarakat dalam membantu memberikan sosialisasi dan edukasi kepada mereka.

Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad, pada kesempatan yang sama menggarisbawahi perlunya kemudahan akses layanan vaksinasi bagi lansia itu. Ia mencontohkan, pihaknya berupaya memberikan vaksinasi dari pintu ke pintu, bekerja sama dengan berbagai pihak hingga zonasi terkecil seperti RT dan RW.

Baca Juga: Apakah Penyakit Kencing Manis Sama dengan Diabetes?

“Memasuki PPKM Level 1, kita akan dapat menghidupkan kembali kegiatan-kegiatan lansia seperti majelis taklim. Dalam kegiatan tersebut bisa diadakan vaksinasi lansia. Upaya jemput bola, semua harus dilakukan agar target dapat dijangkau,” tegasnya. 

Itu karena Kepulauan Riau memiliki kondisi geografis kepulauan yang menjadi tantangan tersendiri dalam hal percepatan vaksinasi. Namun bekerja sama dengan TNI, Polri, Kejaksaan, dan berbagai instansi lainnya, upaya vaksinasi lansia terus dilakukan dengan menyisir pulau-pulau yang ada.

“Vaksinasi lansia harus dengan strategi khusus agar mereka mau dan yakin untuk divaksin. Literasi gencar dilakukan, masyarakat juga kita dorong untuk membawa keluarga lansia untuk divaksinasi,” ujar Ansar.

Hasilnya, dari data saat ini  63,28% sasaran vaksinasi lansia di wilayahnya telah mendapatkan suntikan pertama dan 42,88% telah divaksin lengkap.

Dalam hal mendorong kemauan lansia mendapatkan vaksinasi, Aktor Senior sekaligus public figure Slamet Raharjo menyebutkan perlunya membentuk pola pikir baru pada lansia, bahwa sesungguhnya dalam usaha nasional vaksinasi ini, lansia dapat menjadi garda terdepan dan memberikan contoh kepada yang lebih muda.

Baca Juga: Dahsyat! Pengobatan India Ini Diyakini Bisa Sembuhkan Keluhan Kesehatan Pencernaan

“Vaksinasi adalah sebuah keharusan. Bukan karena kita lansia maka dikejar vaksinasi, justru lansia harus punya keikhlasan. Usia bukan jadi halangan untuk berbakti kepada negara. Lansia adalah akses tertinggi yang perlu dipelihara pemerintah karena memiliki pengalaman panjang. Karena tua dan berpengalaman, maka kita harus bisa menjaga diri sendiri karena paham pentingnya kesehatan,” kata aktor yang sudah mendapatkan vaksin lengkap ini.[]

Investasi terbaik ialah investasi leher ke atas. Yuk, tingkatkan kemampuan dan keterampilan diri Anda dengan mengikuti kelas-kelas di WE Academy. Daftar di sini.

Tampilkan Semua
Halaman

Lihat Sumber Artikel di Akurat Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan Akurat. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Akurat.

WE Discover

Berita Terkait

Video Pilihan

Terpopuler

Terkini