Cemooh Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung, Demokrat Ungkit Utang Negara yang Semakin Menggunung

Cemooh Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung, Demokrat Ungkit Utang Negara yang Semakin Menggunung Kredit Foto: Antara/Raisan Al Farisi

Partai Demokrat mengkritik proyek kereta cepat Jakarta-Bandung yang saat ini mengalami pembengkakan biaya hingga Rp27 triliun.

Menurut Wasekjen DPP Partai Demokrat, Jansen Sitindaon, megaproyek itu digagas Presiden Joko Widodo tanpa adanya perhitungan yang matang, imbasnya ongkos proyek terus mengalami pembengkakan, dia lantas menyebut proyek kereta cepat semata-mata hanya untuk gagah-gagahan saja.

“Hitungan meleset jadi bengkak tak terkira. Belum soal utang BUMN yang adalah bagian keuangan negara," kata Jansen di akun Twitternya dikutip Populis.id, Senin (11/10/2021).

Baca Juga: Anak SBY Bicara Pembengkakan Ongkos Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung: Semoga Tidak Mangkrak

Tidak hanya itu, Jansen mengatakan kalaupun tuntas dikerjakan, proyek yang menelan anggaran fantastis ini belum tentu membawkeuntunganbuat negara.

"Kelarpun tidak ada jaminan untung!” tuturnya.

Jansen Sitindaon sadar bahwa serangan pendengung akan menghampirinya. Narasi serangan juga diyakini akan berkutat pada kasus Hambalang.

Namun demikian, dia mengaku tidak masalah. Apalagi dalam bayangannya, kerugian pembangunan kereta cepat akan jauh lebih tinggi dibanding proyek infrastruktur lainnya.

“Infrastruktur trap ini di depan mata kita semua. Jangan abaikan itu apalagi utang kita terus numpuk. Dan janjinya dulu tidak pakai APBN,” tegasnya.

Selanjutnya
Halaman

WE Discover

Berita Terkait

Video Pilihan

Terpopuler

Terkini