Awas! Jemaah Umrah dengan Sinovac Gak akan Tercatat di Aplikasi Milik Arab Saudi Ini

Awas! Jemaah Umrah dengan Sinovac Gak akan Tercatat di Aplikasi Milik Arab Saudi Ini Kredit Foto: AP Photo

Para jemaah yang telah menerima dua dosis vaksin Pfizer-BionTech, AstraZeneca, Moderna, atau satu dosis Johnson & Johnson akan tercatat di aplikasi Tawakkalna milik Arab Saudi. Itu artinya, penerima vaksin penuh Sinovac tetap tidak diterima Arab Saudi

Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi pada Minggu (10/10/2021) segera memastikan jemaah umrah menerima vaksin yang disetujui kerajaan itu. Hingga akhirnya mereka bisa melakukan ibadah yang dimulai pada hari Minggu itu. 

Baca Juga: Pengumuman dari Tanah Suci, Jemaah yang Disuntik Sinovac Wajib Divaksin Booster

Aturan baru ini, melansir Gulf Bussiness, Senin (11/10/2021) berlaku mulai pukul 6 pagi pada 10 Oktober, menurut laporan media lokal.

Sementara itu, mereka yang dikecualikan menerima jab menurut aplikasi Tawakkalna tidak akan terpengaruh oleh arahan tersebut.

Mereka yang telah diberikan izin dan belum menerima dosis kedua, diminta untuk melakukannya 48 jam sebelum tanggal izin untuk menghindari pembatalan.

Pada 9 Oktober, kementerian kesehatan kerajaan mengumumkan 35 infeksi Covid-19 baru dan 51 pemulihan, sehingga jumlah total kasus yang tercatat menjadi 536.585.

Empat kematian juga dilaporkan, meningkatkan jumlah kematian menjadi 8.743.

Investasi terbaik ialah investasi leher ke atas. Yuk, tingkatkan kemampuan dan keterampilan diri Anda dengan mengikuti kelas-kelas di WE Academy. Daftar di sini.

WE Discover

Berita Terkait

Video Pilihan

Terpopuler

Terkini