Waduh! Politisi Gerindra Blak-blakan Sebut Prabowo Subianto Belum Tentu Menang Pilpres

Waduh! Politisi Gerindra Blak-blakan Sebut Prabowo Subianto Belum Tentu Menang Pilpres Kredit Foto: Instagram/Prabowo Subianto

Politisi Gerindra Arief Poyuono menyebut Prabowo Subianto belum tentu menang dalam Pilpres 2024 mendatang.

Dia juga menyebut bahwa Gerindra harus bekerja ekstra keras jika ingin agar sang ketua umum digdaya di 2024 mendatang.

Baca Juga: Prabowo Subianto Bisa Jadi Presiden RI

"Menang bukan persoalan mudah. Harus kerja keras semua jajaran kader Gerindra," kata Arief Poyuono JPNN.com, Senin (11/10).

Bahkan Arief yang pernah jadi wakil ketua umum Gerindra itu menyebut bahwa kans yang dimiliki Prabowo masih 30 berbanding 70 persen.

"Belum aman untuk menang," ucap arief.

Soal apakah ingin mendukung Prabowo atau tidak, Arief menyebut bahwa dirinya harus melihat realitas politik yang terjadi saat ini.

Sebab menurutnya, Indonesia saat ini membutuhkan sosok muda yang energik dan penuh semangat.  

Tanpa menyebut nama, Arief yang juga menjabat sebagai barisan BUMN Bersatu itu beberapa tokoh muda itu telah mulai bergerilya mendulang dukungan.

Semetara Prabowo menurutnya masih tersandera dengan urusan-urusan di Kementerian Pertahanan yang dipimpinnya.

“Prabowo saat ini sangat sibuk mengurusi pertahanan, menjalankan tugas-tugas dari presiden agar sukses dan enggak mikir mau nyapres lagi," ungkap Arief.

Sebelumnya dalam Rakerda Gerindra di Sulawesi Selatan, Sekretaris Jenderal DPP Partai Gerindra Ahmad Muzani menungkap alasan Prabowo ingin bertarung di 2024.

“Majunya beliau karena begitu masifnya permintaan kita semua, besar harapan rakyat, pembangunan harus berlanjut, cita-cita kita berpartai belum terwujud," kata Muzani.

Karena itu dia meminta segenap kader Gerindra untuk bekerja ekstra keras menhumpulkan suara.

Lihat Sumber Artikel di GenPI Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan GenPI. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab GenPI.

WE Discover

Berita Terkait

Video Pilihan

Terpopuler

Terkini