Saling Serang Xi Jinping vs Tsai Ing-wen Bikin Rakyat Kedua Negara Justru Cemas

Saling Serang Xi Jinping vs Tsai Ing-wen Bikin Rakyat Kedua Negara Justru Cemas Kredit Foto: Alamy/Xinhua/Lan Hongguang

Presiden China Xi Jinping murka. Pidato Presiden Taiwan Tsai Ing-wen dianggap sangat melukai. Dalam pidatonya, Tsai enggan tunduk pada China.

Taiwan malah terang-teranagan menantang China. Tekanan Beijing malah balik digunakan untuk menguatkan kedaulatan Taiwan.

Baca Juga: Mengukur Pidato Tsai Ing-wen yang Disebut Picu Perang Dunia Ketiga dengan China

Presiden Xi dan Tsai terus saling serang melalui pidato masing-masing. Xi menegaskan akan mengejar unifikasi China-Taiwan dengan cara damai.

Namun, Tsai langsung mementahkan keinginan Beijing. Tsai mengatakan negaranya tak mencari konfrontasi militer dengan siapa pun, termasuk China.

Namun, Tsai bersumpah Taipei akan melakukan apa pun untuk mempertahankan kedaulatan dan kebebasan di Taiwan.

"Semakin banyak yang kami capai, semakin besar tekanan yang kami hadapi dari China. Tidak ada yang bisa memaksa Taiwan untuk mengambil jalan yang telah ditetapkan China kepada kami," tutur Tsai saat memperingati Hari Nasional Taiwan di Taipei, Minggu (10/10/2021).

Pernyataan itu diutarakan Tsai setelah Presiden China Xi Jinping, bersumpah akan mengejar penyatuan kembali China dengan Taiwan dengan cara damai.

"Kami berharap bisa memulihkan hubungan dengan Beijing. Itu bukan menjadi ilusi bahwa rakyat Taiwan akan tunduk pada tekanan," kata Tsai seperti dikutip AFP.

China pun marah. Pernyataan Tsai dianggap menantang Beijing. Presiden Xi Jinping melalui kantor perwakilan China untuk urusan Taiwan mengecam keras pidato Tsai kemarin.

Menurut Beijing, pidato Tsai itu menghasut konfrontasi dan memutarbalikkan fakta.

China menegaskan upaya Taiwan mencari kemerdekaan akan menutup pintu dialog antara Taipei-Beijing.

Titah Presiden Xi Jinping pun keluar. Dia menginstruksikan jet tempur China sering terbang ke wilayah udara pertahanan Taiwan.

Belum jelas apa yang akan dilakukan Beijing. Tapi selama dua pekan, China sudah mengirim 129 pesawat tempur ke zona identifikasi pertahanan udara (ADIZ).

Jenis pesawat tempur yang melintas adalah 26 jet tempur J-16, 10 jet tempur Su-30, dua pesawat Y-8, dan satu pesawat KJ-500.

Lihat Sumber Artikel di GenPI Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan GenPI. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab GenPI.

WE Discover

Berita Terkait

Video Pilihan

Terpopuler

Terkini