Beda Jauh! Jangan Samakan Karier SBY dengan Luhut Binsar Pandjaitan

Beda Jauh! Jangan Samakan Karier SBY dengan Luhut Binsar Pandjaitan Kredit Foto: Instagram/Luhut Binsar Pandjaitan

Sukarelawan Sahabat LBP menggelar deklarasi dengan mendukung Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan untuk maju sebagai presiden dalam pilpres 2024.

Ada pihak yang menilai, dukungan dari sukarelawan terhadap Luhut Pandjaitan mengingatkan kasus Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Saat itu, SBY masih menjabat menteri di kabinet Megawati Soekarnoputri.

Baca Juga: Jokowi Terlalu Percaya Luhut Pandjaitan, Hati-hati Ada yang Cemburu!

Merespons hal itu, Pengamat Komunikasi dan Politik Jamiluddin Ritonga mengaku tidak setuju jika ada yang menyamakan Presiden ke-6 RI itu dengan Luhut Pandjaitan. "Upaya menyamakan kasus Luhut dan SBY tampaknya mengada-ada," jelas Jamiluddin Ritonga, melansir GenPI.co, Selasa (12/10).

Menurut akademisi dari Universitas Esa Unggul, SBY saat itu memang sudah mendapat banyak simpati dari masyarakat. Terlebih, simpati masyarakat tambah menguat setelah ucapan suami Megawati Soekarnoputri, Taufik Kiemas terhadap SBY yang kurang pantas.

"Masyarakat makin mengagumi SBY kala itu sehingga elektabilitasnya terus meningkat," ungkapnya.

Namun, jika dibandingkan dengan Luhut Pandjaitan, menurut Jamiluddin Ritonga, tidak menggambarkan seperti itu. "Luhut hanya menteri yang terlihat sangat dipercaya Presiden RI Joko Widodo (Jokowi)," ucapnya.

Dia melanjutkan, kepercayaan Jokowi itu tidak membawa Luhut pada popularitas yang dominan positif. Hal itu juga tergambar pada elektabilitasnya yang sangat rendah.

"Bahkan dalam berbagai survei, elektabilitas Luhut tidak muncul," jelasnya. Karena itu, menurut Jamiluddin, karier SBY dengan Luhut tidak bisa disamakan.

Lihat Sumber Artikel di GenPI Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan GenPI. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab GenPI.

WE Discover

Berita Terkait

Video Pilihan

Terpopuler

Terkini