OMRON Sukses Jual 300 Juta Unit Monitor Tekanan Darah

OMRON Sukses Jual 300 Juta Unit  Monitor Tekanan Darah Kredit Foto: Sufri Yuliardi

OMRON Healthcare Co., Ltd, yang berkantor Pusat di Muko, Kyoto, Jepang, mengumumkan penjualan global kumulatif monitor tekanan darah (tensi) untuk penggunaan di rumah mencapai 300 juta unit. OMRON pertama kali merilis pengukur tensi elektronik tahun 1973. Dan kini, alat tersebut sudah tersedia di lebih dari 110 negara/wilayah di dunia, termasuk di Indonesia.

Sejak peluncuran perangkat pertamanya, OMRON membutuhkan 36 tahun untuk mencapai penjualan global kumulatif sebesar 100 juta unit pada tahun 2009. Mulai 2010an, orang semakin sadar akan keharusan untuk menjaga kesehatan mereka, dan di saat yang sama, jumlah pasien dengan penyakit yang disebabkan oleh gaya hidup secara dramatis meningkat dalam skala global. 

Di sekitar waktu yang sama, panduan untuk perawatan hipertensi di rumah secara resmi ditetapkan oleh masyarakat medis terkemuka, dan pola perilaku yang baru – memonitor tekanan darah di rumah – jadi semakin populer. Sebagai hasilnya, hanya dibutuhkan waktu 7 tahun untuk memasarkan 100 juta unit selanjutnya. Sejak saat itu, OMRON telah memperluas pasar di dunia secara konsisten, mengakomodasi permintaan yang meningkat akan monitor tekanan darah, tidak hanya di Amerika, China dan Eropa, tapi juga di negara berkembang seperti Indonesia, Filipina, India dan Brasil, dan hanya butuh 5 tahun untuk mencapai penjualan 300 juta unit di tahun ini. 

Hipertensi adalah salah satu dari lima besar penyebab kematian pada semua umur di Indonesia. Menurut Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas), hampir sepertiga populasi di Indonesia menderita hipertensi, mencapai angka 63 juta atau 34,1 persen dari populasi tahun 2018, naik dari 25,8 persen tahun 2013.

“Kesuksesan kami juga dibarengi dengan berbagai tantangan. Dengan keyakinan bahwa mengukur tensi di rumah adalah salah satu cara terbaik untuk memberikan kontribusi bagi warga Indonesia, kami berjuang untuk meningkatkan kesadaran untuk mengukur tensi dirumah, dan dengan kurangnya pengetahuan serta wawasan mengenai cara mengukur tekanan darah di rumah dengan akurat. Salah satu upaya kami dalam hal ini adalah bermitra dengan organisasi lokal dan lembaga untuk membangun kesadaran mengenai bahaya hipertensi melalui pengecekan tensi, edukasi mengenai tensi serta workshop/seminar,” ujar Tomoaki Watanabe, Director, OMRON Healthcare Indonesia.

Lanjutnya, di Indonesia OMRON sudah bekerja sama dengan YJI (Yayasan Jantung Indonesia) untuk mengedukasi warga mengenai cara mencegah hipertensi dan penyakit jantung dengan mengubah gaya hidup dan mengecek tekanan darah secara teratur. OMRON juga bekerja sama dengan InaSH untuk mendukung kampanye edukasi hipertensi, termasuk kampanye tahunan May Measurement serta kampanye pengecekan tensi lainnya. Dimulai di tahun 2012 dengan mendirikan PT OMRON Healthcare Indonesia dan membuka pusat layanan pelanggan, kini OMRON sudah menjadi pemimpin pasar di Indonesia berdasarkan penjualan monitor tekanan darah. 

WE Discover

Berita Terkait

Video Pilihan

Terpopuler

Terkini