Penting! Jaga Kesehatan Miss V dengan Melakukan Cara Berikut Ini

Penting! Jaga Kesehatan Miss V dengan Melakukan Cara Berikut Ini Kredit Foto: Pexels/Sora Shimazaki

Salah satu faktor terpenting dalam menjaga kesehatan genital perempuan adalah menjaga kebersihannya. Akan tetapi, perempuan sering kali enggan terbuka untuk bicara mengenai kebersihan organ kewanitaan mereka. Akibatnya, sebagian perempuan tak memahami cara yang tepat untuk menjaga kebersihan dan kesehatan Miss V mereka.

Kebersihan yang tak terjaga dengan baik akan membuat jamur dan bakteri bisa banyak berkembang di area vagina. Akibatnya, perempuan menjadi lebih rentan terhadap infeksi jamur atau bakteri di vagina mereka.

Baca Juga: Cara Menurunkan Risiko Komplikasi Kardiovaskular pada Penderita Diabetes

Infeksi vagina dapat memunculkan beragam gejala yang mengganggu. Beberapa di antaranya adalah ruam merah, bau tak sedap, gatal, atau sensasi terbakar yang menyakitkan di area vagina.

Untuk menghindari risiko ini, kebersihan area kewanitaan menjadi hal yang sangat penting untuk diprioritaskan oleh para perempuan. Tentunya, kebersihan ini perlu dicapai dengan cara yang benar.

Setidaknya ada tiga cara mudah yang dapat membantu perempuan menjaga kebersihan area intim mereka dengan optimal. Berikut ini adalah ketiga cara tersebut, seperti dilansir di News18, beberapa waktu lalu:

Baca Juga: Ibu Hamil yang Menderita Diabetes Memiliki Risiko Kelahiran Dini (Prematur)

1. Gunakan sabun yang tepat

Alat kelamin perempuan sebenarnya memiliki kemampuan untuk membersihkan diri sendiri. Akan tetapi, perempuan tetap perlu melakukan upaya untuk menjaga kebersihan pada area luar di sekitarnya atau vulva.

Untuk membersihkan area vulva ini, gunakan sabun yang tepat. Hindari sabun berbasis sulfat karena dapat memicu iritasi dan kering pada area vagina. Hindari pula produk yang mengandung pewangi atau pengawet buatan. Pilih sabun yang memang diformulasikan khusus untuk membersihkan vagina dan tetap menjaga keseimbangan pH vagina.

2. Pilih celana dalam yang sesuai

Hal lain yang juga penting untuk dilakukan adalah memilih celana dalam atau pakaian dalam yang sesuai. Hindari pakaian dalam yang terlalu ketat, terlebih bila terbuat dari serat sintetis. Jenis pakaian dalam seperti ini cenderung memerangkap panas dan kelembapan sehingga dapat mendorong pertumbuhan bakteri.

Baca Juga: Waduh… Apa Benar Diabetes Memiliki Kaitan dengan Disfungsi Ereksi? Ternyata…

Upayakan untuk menggunakan pakaian dalam yang terbuat dari katun karena dapat meyerap kelembapan berlebih. Jenis pakaian dalam berbahan katun juga dapat menjaga area kewanitaan tetap kering. Pastikan selalu mengganti pakaian dalam sesaat setelah berolahraga atau melakukan aktivitas yang memicu keluarnya keringat.

3. Perbanyak asupan sayuran

Selain dari luar, kebersihan dan kesehatan vagina juga dapat dijaga dari dalam melalui pola makan. Konsumsi sayuran berdaun hijau, buah segar, serta probiotik dapat menunjang kesehatan vagina.

Jenis-jenis makanan tersebut juga mampu mencegah pertumbuhan mikroorganisme yang dapat menyebabkan infeksi di area vagina. 

Baca Juga: Apakah Penderita Diabetes Harus Melakukan Amputasi?

Lihat Sumber Artikel di Republika Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan Republika. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Republika.

WE Discover

Berita Terkait

Video Pilihan

Terpopuler

Terkini