Studi di Irlandia Mengungkapkan Keraguan pada Vaksin Menurun

Studi di Irlandia Mengungkapkan Keraguan pada Vaksin Menurun Kredit Foto: Antara/Fakhri Hermansyah

Tingkat vaksinasi Covid-19 di Irlandia diklaim yang tertinggi di Uni Eropa (UE). Namun kelompok orang berusia 18 hingga 34 tahun masih menunjukkan tanda keragu-raguan terhadap vaksin.

Orang berusia 18 hingga 34 tahun lebih kecil kemungkinannya divaksinasi dibandingkan dengan populasi umum menurut penelitian terbaru yang dilakukan oleh Ipsos MRBI untuk Irish Pharmaceutical Healthcare Association (IPHA). Ipsos MRBI melakukan 1.004 wawancara telepon dengan orang dewasa berusia di atas 18 tahun antara 1 dan 14 September 2021. Sampel secara nasional mewakili usia, jenis kelamin, geografi, dan kelas sosial.

Baca Juga: Waduh! Resistensi Insulin Ternyata Memiliki Keterkaitan dengan Peningkatan Depresi

"Penelitian menunjukkan keragu-raguan vaksin adalah 13 persen pada kelompok usia 18 hingga 34 tahun. Angka itu terdiri dari 8 persen yang mengatakan akan menolak vaksin Covid-19 dan 5 persen yang mengatakan tidak yakin," tulis penelitian itu dikutip dari Irish Medical Times pada Rabu (6/10).

Dalam populasi secara keseluruhan, Ipsos MRBI mendapati keraguan vaksin Covid-19 adalah 9 persen, dengan 6 persen mengatakan mereka tidak akan divaksinasi untuk penyakit ini sementara 3 persen tidak yakin. Secara keseluruhan, 91 persen orang berniat untuk divaksinasi untuk Covid-19 atau sudah menerima vaksin.

"Hasilnya menunjukkan bahwa 2 persen orang akan mengambil vaksin Covid-19. Namun jika digabungkan dengan kelompok yang telah menerima setidaknya satu dosis vaksin Covid-19, atau 88 persen dari sampel, jumlah itu meningkat menjadi 91 persen," tulis penelitian itu.

Baca Juga: Rekomendasi Camilan yang Aman Dikonsumsi Penderita Diabetes

Ipsos MRBI juga mendapati hanya 6 persen orang yang akan menolak vaksin Covid-19. Ini proporsi yang relatif stabil sejak awal tahun. Oktober lalu, ketika IPHA mulai melacak selera publik untuk vaksin Covid-19, 12 persen orang mengatakan mereka tidak akan divaksinasi untuk Covid-19 dan 33 persen mengatakan mereka tidak yakin.

"Itu berarti keragu-raguan Covid-19 dalam populasi secara keseluruhan telah turun 36 poin dalam 11 bulan," lanjut penelitian itu.

Vaksinasi adalah salah satu intervensi kesehatan masyarakat yang paling sukses dan hemat biaya yang pernah ada. WHO memperkirakan vaksin menyelamatkan hingga tiga juta jiwa setiap tahun.

Baca Juga: Cara Menurunkan Risiko Komplikasi Kardiovaskular pada Penderita Diabetes

Vaksin yang diberikan di Irlandia sudah membantu mencegah 13 penyakit termasuk campak, meningitis, dan batuk rejan. Vaksin telah membersihkan dunia dari cacar, mendorong polio ke ambang pemberantasan, dan hampir menghilangkan campak, difteri, dan rubella di banyak bagian dunia.

Lihat Sumber Artikel di Republika Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan Republika. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Republika.

WE Discover

Berita Terkait

Video Pilihan

Terpopuler

Terkini