Menstrual Cup Berbahaya? Ternyata Oh Ternyata...

Menstrual Cup Berbahaya? Ternyata Oh Ternyata... Kredit Foto: Pexels/Sora Shimazaki

Banyak wanita masih menggunakan pembalut untuk menampung darah haid. Padahal, selain pembalut terdapat menstrual cup yang memiliki fungsi yang sama seperti pembalut.

Menstrual cup adalah alat dengan bentuk seperti corong kecil yang dimasukan ke area kewanitaan selama menstruasi.

Baca Juga: Penting! Apa Boleh Penderita Diabetes Makan Buah Salak? Ternyata…

Untuk melepasnya pun cukup mudah, dengan cara menarik tangkai yang ada pada bagian bawah menstrual cup, lalu tekan bagian dasar alat untuk diambil juga ditarik keluar untuk melepasnya.

Namun, apakah penggunaan menstrual cup dapat menyebabkan efek samping pada perempuan ?

Dokter umum, Grace Hananta mengungkapkan, menstrual cup terbuat dari bahan yang tak mengandung bahan kimia atau serat, sehingga tidak akan membuat area kewanitaan menjadi iritasi.

"Selama menggunakan menstrual cup secara baik dan benar tentu tidak akan memberikan efek samping tertentu," jelas Grace Hananta kepada GenPI.co, Rabu (7/10).

Baca Juga: Penderita Diabetes Wajib Baca! Optimalkan Usaha Penurunan Gula Darah dengan Olahraga Ini

Dia menjelaskan, untuk menghindari efek samping penggunaan menstrual cup wajib mensterilkan alat dengan merebusnya di dalam air selama 5-10 menit.

"Apabila menstrual cup tidak dibersihkan dengan baik, tentu saja akan ada risiko mengganggu kesehatan organ kewanitaannya," jelas Grace.

Grace mengungkapkan, bahwa menstrual cup yang tidak bersih bisa menyebabkan, iritasi pada area kewanitaan, alergi lateks, hingga shock syndrome (TSS).

Baca Juga: Memasuki Usia 50 Tahun ke Atas, Kebiasaan Minum Berikut Ini Harus Dihentikan

Khusus pada efek samping lateks, hal ini hanya akan menyerang mereka yang memiliki keturunan dan rentan infeksi. (*)

Lihat Sumber Artikel di GenPI Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan GenPI. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab GenPI.

WE Discover

Berita Terkait

Video Pilihan

Terpopuler

Terkini