Jangan Tunggu Penuh! Ganti Popok Bayi Perlu Rutin Dilakukan, Jika Tidak...

Jangan Tunggu Penuh! Ganti Popok Bayi Perlu Rutin Dilakukan, Jika Tidak... Kredit Foto: (Foto: Newparent)

Ruam popok termasuk masalah pada kulit yang sering dialami bayi. Apalagi, kulit bayi masih sensitif dan belum sesempurna kulit dewasa.

Dokter Spesialis Anak, dr. Andreas, Sp.A mengingatkan orang tua untuk menjaga kebersihan area kulit bokong bayi. Agar terhindar dari infeksi virus maupun bakteri, perhatikan durasi bayi pakai popok.

Baca Juga: Apakah Metformin Obat Diabetes?

"Ganti popok maksimal empat jam sekali, baik terisi penuh atau tidak, untuk mencegah adanya infeksi dari kotoran yang mengiritasi kulit di area popok," kata Andreas dalam peluncuran Merries Skin Protection, Selasa (12/10).

Menurut Andreas, penyebab paling sering ruam pada area popok adalah infeksi virus, jamur, dan bakteri. Saat memilih popok, jangan hanya kehalusan bahannya yang menjadi pertimbangan. Popok pun harus dapat menyerap cairan dengan baik dan tetap kering.

Baca Juga: Cara Mencegah Amputasi Bagi Penderita Diabetes

"Karena ketika basah, di situlah muncul bakteri, virus, dan jamur yang paling sering buat ruam dan infeksi. Itu yang harus dicegah," ungkapnya.

Kulit bayi lebih mudah kering karena ada jaringan ikat yang jauh lebih longgar sehingga kelembapannya cepat menghilang. Kulit mereka juga belum punya pelindung optimal sehingga peluang terinfeksi sangat besar.

Baca Juga: Vaksinasi saat Hamil Dapat Membantu Mewariskan Antibodi ke Bayi Baru Lahir

Lihat Sumber Artikel di Republika Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan Republika. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Republika.

WE Discover

Berita Terkait

Video Pilihan

Terpopuler

Terkini