Rizal Ramli Disebut Sebagai Sosok Potensial untuk 2024 Tapi Tak Muncul di Survei, Mengapa Demikian?

Rizal Ramli Disebut Sebagai Sosok Potensial untuk 2024 Tapi Tak Muncul di Survei, Mengapa Demikian? Kredit Foto: Instagram/Rizal Ramli

Pengamat politik Jerry Massie menilai ekonom senior Rizal Ramli sosok capres kuat dari luar Pulau Jawa.

Kendati demikian, dirinya mengahui bahwa kekuatan dari Pulau Jawa masih sangat kuat dan mendominasi suara pemilih yang ada di Indonesia.

Baca Juga: Makin Kencang Isu Reshuffle Kabinet, Panglima Hadi Tjahjanto Berpotensi Masuk? Pengamat Bilang...

“Memang dominasi dan hegemoni Jawa masih kental dan kuat. Barangkali capres dari luar Jawa itu hanya sekian persen,” ujar Direktur Political and Public Policy Studies (P3S) ini dalam diskusi virtual KedaiKopi, pada Jumat (15/10).

Dirinya juga mengaku ragu para ketua partai politik besar akan memilih orang-orang di luar Pulau Jawa tersebut.

“Menurut saya, 2 atau 3 pimpinan partai politik tidak akan mengarahkan targetnya ke luar Jawa. Kendati demikian, mungkin juga akan ada kejutan calon presiden dari luar Jawa,” katanya.

Dari Sumatera Barat, menurut Jerry, suara pemilih Rizal Ramli cukup banyak. Tidak hanya itu, dirinya juga mengatakan bahwa banyak orang yang mendukung sosok mantan menteri era Gus Dur tersebut.

“Dia itu didukung juga oleh Nahdatul Ulama (NU), dulu pernah juga dia didukung oleh raja Ternate. Organisasi di Sumatera Utara itu memang sempat mendukung beliau,” katanya.

Baca Juga: Jabatan Anies Baswedan Tinggal Setahun, Wagub dan Haji Lulung Kompak Bilang...

Meski demikian, dirinya keheranan melihat survei-survei yang ada di Indonesia tak mencantumkan nama Rizal Ramli.

Padahal, menurutnya, banyak orang berharap pada sosok mantan menteri koordinator perekonomian tersebut.

“Nama Rizal Ramli hanya muncul di survei-survei tertentu saja seperti KedaiKopi. Saya juga bingung di tempat lain tidak ada,” ujar Jerry.

Baca Juga: Isu Reshuffle Kabinet, Posisi Budi Karya dan Yasonna Terancam?

Lihat Sumber Artikel di GenPI Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan GenPI. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab GenPI.

WE Discover

Berita Terkait

Video Pilihan

Terpopuler

Terkini