Siap-siap! Puan Berpotensi Jadi Kuda Hitam di Pilpres 2024

Siap-siap! Puan Berpotensi Jadi Kuda Hitam di Pilpres 2024 Kredit Foto: Twitter/Puan Maharani

Muhamad Yusuf Kosim, selaku Direktur Eksekutif Periskop Data, menganalisa dari berbagai hasil survei akselerasi suara Ketua DPR RI Puan Maharani dinilai sangat rendah.

Oleh karenanya, politisi yang juga Ketua DPP PDIP ini harus kerja lebih giat lagi untuk merebut simpati publik.

Baca Juga: Nyalakan Tanda Bahaya! Oposisi Semakin Tak Berdaya!

Ia menyebut, elektabilitas Puan rendah karena selama ini tidak lepas dari sosok ibunya, Megawati Soekarnoputri.

Berbarengan dengan itu, sebagian besar dari publik juga tidak begitu menyukai sosok Ketua Umum PDIP itu.

"Puan harus bekerja keras untuk mendapat simpati publik. Melekatnya Puan terhadap Megawati, sementara sebagian publik kurang sreg dengan Megawati," katanya.

Bacaan politik Yuko, Puan Maharani berpotensi jadi kuda hitam di Pilpres 2024 jika dirinya berhasil melepaskan diri dari bayang-bayang Megawati.

Salah satu caranya memastikan konsolidasi PDIP menjemput kemenangan dengan perolehan suara tinggi dan Puan berhasil menjadi simbol kemenangan partai berlambang banteng itu.

"Puan harus menghilangkan bayang-bayang Megawati. Perlu kerja keras untuk membebaskan dirinya dari bayang-bayang orang tuanya. Puan akan jadi kuda hitam kalau suara PDIP melambung tinggi," demikian saran Yuko.

Mengacu pada survei terbaru Indostrategic tingkat pengetahuan pada sosok Puan Maharani menyentuh angka 60,8 persen

Mantan Menteri PMK era Jokowi periode pertama itu berada di urutan ke enam di bawah Prabowo, Sandiaga Uno, Anies Baswedan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), Ridwan Kamil. 

Baca Juga: Anies Baswedan Meminta Tambahan Waktu Memimpin Jakarta, CYPR: Anies Gagal Pimpin Jakarta

Investasi terbaik ialah investasi leher ke atas. Yuk, tingkatkan kemampuan dan keterampilan diri Anda dengan mengikuti kelas-kelas di WE Academy. Daftar di sini.

Lihat Sumber Artikel di GenPI Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan GenPI. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab GenPI.

WE Discover

Berita Terkait

Video Pilihan

Terpopuler

Terkini