PDIP Dikuliti Pengamat, Konflik Bambang Pacul dan Ganjar Pranowo Dianggap Hanya Settingan

PDIP Dikuliti Pengamat, Konflik Bambang Pacul dan Ganjar Pranowo Dianggap Hanya Settingan Kredit Foto: Instagram/Ganjar Pranowo

Direktur Eksekutif Kajian Politik Nasional (KPN) Adib Miftahul memberi tanggapan terkait konflik antara Ketua DPD PDIP Jawa Tengah (Jateng) Bambang Wuryanto alias Bambang Pacul dan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.

Menurutnya, konflik tersebut bisa diartikan sebagai drama yang berusaha untuk menaikkan popularitas PDIP sebelum Pilpres 2024 dimulai.

Baca Juga: Mas Ganjar, Kalau Ditolak PDIP Bisa Gabung dengan 3 Koalisi Partai Menengah Ini...

"Saya melihat ini sebagai dramaturgi politik. Bisa juga di panggung depan itu mereka saling bersinggungan atau berlawanan," ujar Adib kepada GenPI.co, Minggu (17/10/2021).

Tidak hanya itu, dirinya juga mengira bahwa ada settingan di belakang layar agar PDIP selalu menjadi topik panas untuk diperbicangkan.

"Bahkan bisa saja disetting sedemikian rupa di panggung belakang. Panggung belakang itu apa? Sebenarnya bisa juga disetting agar PDIP selalu seksi dibahas oleh publik," kata dia.

Oleh sebab itu, dirinya menduga bahwa ada sebuah agenda yang dibuat oleh PDIP. Sebab, dirinya mencurigai adanya dramaturgi poitik antara belakang dan depan panggung PDIP.

"Hal tersebut merupakan upaya Bambang Pacul yang membahas celeng perjuangan ini dibahas untuk mendapatkan panggung demi meraih popularitas dan elektabilitas. Jadi saya kira ini panggung politik yang memang banyak dimainkan oleh berbagai pihak, nanti mungkin polanya merasa teraniaya, akan tetapi ujung-ujungnya dijadikan komoditas politik," tutur Adib Miftahul.

Investasi terbaik ialah investasi leher ke atas. Yuk, tingkatkan kemampuan dan keterampilan diri Anda dengan mengikuti kelas-kelas di WE Academy. Daftar di sini.

Selanjutnya
Halaman

Lihat Sumber Artikel di GenPI Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan GenPI. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab GenPI.

WE Discover

Berita Terkait

Video Pilihan

Terpopuler

Terkini