Intelijen Amerika Tercengang China Luncurkan Rudal Hipersonik Berkemampuan Nuklir

Intelijen Amerika Tercengang China Luncurkan Rudal Hipersonik Berkemampuan Nuklir Kredit Foto: Reuters/Thomas Peter

Rudal hipersonik China terbukti bisa bawa nuklir. Semua terpantau dalam uji coba, Minggu (17/10/2021). Amerika sampai dibuat tercengang.

The Financial Times melaporkan pada akhir pekan lalu bahwa para pejabat intelijen AS telah dibuat tercengang oleh peluncuran roket China pada Agustus yang membawa rudal hipersonik berkemampuan nuklir.

Baca Juga: Merasa Bebas di Luar Angkasa, China Uji Coba Rudal Berkemampuan Nuklir

"Kami tidak tahu bagaimana mereka melakukan ini," kata salah satu sumber yang mengetahui tes senjata tersebut kepada The Financial Times.

Mengomentari berita tersebut, Ryan Fedasiuk, analis riset di Georgetown University’s Center for Security and Emerging Technology, membeberkan semuanya.

Elemen kendaraan luncur hipersonik China dinilai sangat penting. Itu bukan karena kecepatannya yang melebihi Mach 5, tetapi karena profil penerbangannya yang rendah.

Itu dinilai sangat bagus dalam menghindari sensor berbasis darat.

“Amerika bergantung pada beberapa sensor ini untuk mengambil pandangan sudut lebar objek di luar angkasa. Jika ini diluncurkan, AS mungkin akan dapat mendeteksi peluncurannya tetapi tidak dapat memprediksi jalur penerbangannya," kata Fedasiuk dalam wawancara podcast.

Sebagai gambaran, hypersonic glide vehicle milik China memiliki kemampuan manuver yang sangat tinggi di tengah penerbangan.

"Sistem pertahanan rudal balistik yang diandalkan AS umumnya tidak mampu menyerang target semacam ini," tambah dia.

Komunitas intelijen Amerika ikut tercengang dengan uji peluncuran rudal hipersonik berkemampuan nuklir milik China tadi.

Menurut para pakar, alasan logisnya adalah karena senjata Beijing itu akan membuat sistem pertahanan rudal canggih Washington menjadi tak berguna.

Misil hipersonik Beijing akan menjadi senjata pengubah permainan yang dapat menghindari sistem pertahanan rudal dan menyerang target di mana pun.

Media Partai Komunis China, The Global Times, menyebut kabar ini memberikan pukulan baru bagi superioritas  Amerika Serikat.

Media itu memperingatkan bahwa peningkatan militer akan berlanjut di sekitar Taiwan dan Laut China Selatan.

Dari situ, China diprediksi akan unggul dalam konflik apa pun.

Lihat Sumber Artikel di GenPI Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan GenPI. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab GenPI.

WE Discover

Berita Terkait

Video Pilihan

Terpopuler

Terkini