Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Sport & Lifestyle
Government
Video
Indeks
About Us
Social Media

Ini Dia, Clinton si Pemuda Penjual Susu Bubuk yang Viral di TikTok

Warta Ekonomi, Jakarta -

Clinton Augusto Kartawijaya, penjual susu bubuk kesehatan di kawasan Pluit sempat viral di platform online TikTok karena di gunakan hampir seluruh kalangan yang ingin memiliki bentuk badan ideal. Siapa sangka dulunya ia pernah hidup susah sampai harus rutin pindah rumah semasa SD.

Dulu ekonomi keluarga sempat terdampak sehingga Clint dan keluarga pindah ke Bali saat kerusuhan tahun 1998. Kemudian, Clint dan keluarga pindah kembali ke Jakarta tinggal di rumah kontrak kecil.

Dalam video yang dibagikan lewat Instagramnya @augstclint, diakui sejak kecil Clint Augusto Kartawijaya berasal dari keluarga kurang mampu.

Dan memang sudah semenjak SMP hobi berjualan online, mulai dari baju bekas, mouse gaming, kartu maximum tune, casing hp dan terakhir suplemen fitness untuk menambah penghasilan, supaya bisa hidup lebih mandiri. 

Clint memang mengakui kalau memang kisah pengalaman hidupnya sangat panjang. Kini ia bisa hidup nyaman dengan bisnis yang berjalan sukses, tidak lain berkat kerja keras dan doa dari orang tua terutama ibunya, Elly Tanudjaya.

Clint sejak kecil di didik untuk harus berusaha keras untuk mendapatkan apa yang di inginkan. 

"Dari hal yang paling kecil, Iya bisa dibilang dari keluarga yang nggak mampu gitu ya. Jadi dulu inget banget pas kecil pengen beli mainan Beyblade/gangsing, karena papa dan mama waktu itu masi berpenghasilan pas-pasan, akhirnya aku dibeliin yang versi kawe/palsunya padahal original nya dulu merek TAKARA Cuma Rp. 100.000, jadi waktu aku kecil, hampir gak pernah minta dibeliin mainan," kata Clint saat dihubungi lewat sambungan telepon.

Lebih lanjut, Clint menjelaskan kalau ia, dari dulu saat sekolah harus sambil jualan/berdagang karena uang jajan yang bener-bener pas-pasan. Bahkan buat biaya main warnet Rp. 5000 aja, terkadang Clint harus rela pulang jalan kaki karena kekurangan uang jajan.

“Apapun yang aku minta pas kecil itu nggak pernah terwujud tuh, kaya mouse gaming, celana branded Zara, sepatu casual Nike, semua itu harus dengan usaha jualan sendiri baru bisa beli sendiri,” lanjut Clinton Augusto Kartawijaya.

Saat masih sekolah di bangku SMP 3, Clint pertama kali mencoba bisnis suplemen fitness dengan modal dropship (alias tanpa modal), saat itu Clint menjual brand suplemen import. Awalnya si karena konsumsi sendiri terus karena efek ke badan terlihat perubahannya, dari kurus ke berisi beberapa temen-temen juga pengen beli.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Editor: Ferry Hidayat

Tag Terkait:

Bagikan Artikel: